SOFIFI, JURNALONE.ID – Harapan Gubernur Maluku Utara, Abdul Gani Kasuba untuk mendorong percepatan infastruktur di Sofifi terus di kebut.
Dinas PUPR Provinsi Maluku Utara melalui Bidang Cipta Karya rencana bakal membangun Lapangan Upacara Kota Sofifi senilai Rp 40 miliar pada tahun 2024.
Hal itu disampikan Kepala Bidang Cipta Karya PUPR Malut, Sofyan Kamarullah, saat diwawancarai di ruang kerjanya, di Kantor PUPR Malut di Sofifi, pada Senin (6/03/2923).
Sofyan menjelaskan, tujuan pembangunan lapangan upacara Sofifi itu untuk mempermudah para ASN dalam melaksanakan upacara baik itu untuk hajatan Pemerintah Provinsi Maluku Utara maupun hajatan nasional.
“Iya kami sedang presentasi hasil perencanaan pembangunan lapangan Ucapara Sofifi dan sementara masih diboboti dan untuk lebih teknisnya nanti tanyakan langsung dengan PPK-nya kebetulan PPKnya juga ada disini,”kata Kepala Bidang Cipta Karya PUPR Malut,” ungkap Sofyan.
Lebih lanjut Sofyan menjelaskan, perencanaan pembangunan lapangan upacara Sofifi merupakan suatu kegiatan pekerjaan yang dilakukan untuk mewujudkan pengembangan infrastruktur yang ada di Sofifi, Provinsi Maluku Utara.

” Ini kita dilakukan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan membangun suatu fasilitas yang dapat digunakan untuk kepentingan bersama sehingga dapat memberikan pelayanan optimal kepada Pemda Provinsi Maluku Utara, masyarakat, dan berbagai pihak,” ucapnya.
Sementara Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Susanto menjelaskan, setiap pelaksanaan upacara selama ini Pemerintah Provinsi Maluku Utara selalu menggunakan lapangan guraping.
Olehnya itu, Dinas PUPR Malut melalui Bidang Cipta Karya bakal bangun lapangan representatif untuk digunakan setiap kegiatan upacara mapun kegiatan nasional yang digelar di Maluku Utara.
“Kami dari Pemprov dulunya setiap ucapara selalu menumpang lapangan Guraping, maka Dinas PUPR melalui Cipta Karya berusaha mewujudkan lapangan upacara dengan ukuran skala provinsi, ya sebagai tempat sendiri untuk Ucapara hari-hari besar seperti 17 Agustus maupun hari ulang tahun provinsi,”kata Susanto.
Dia menjelaskan, untuk pembangunan lapangan upacara Sofifi, bakal dibangun di lahan kosong yang berada di areal Kantor Dinas PUPR Malut yang konsepnya menyatu dengan RTA.
Selain pembangunan lapangan upacara Sofifi, di lokasi yang sama juga bakal dibangun rumah adat yang menjadi yang menggambarkan nuwansa kedaerahan.
” Untuk gambaran awal untuk pembangunan senilai Rp 40 miliar, karena kita butuh konsepnya seperti lapangan istana dimana didalamnya itu ada ruang serimonial, bisa juga rapat dan kegiatan lainnya,” ujarnya.(red/SMG)















