TIDORE, JURNALONE.id – Piala Dunia tentu dinanti semua orang dan menjadi tontonan mata dunia karena lama mereka menanti peta 4 tahunan itu, dan tentu memiliki dukungan yang bukan berasal dari negaranya sendiri.
Namun juga mendapat dukungan dari masyarakat diberbagai penjuru dunia untuk menjagokan negara tertentu sebagai fans mereka pada ajang piala dunia Qatar Tahun 2022.
Misalnya, di kota Tidore Kepulauan, masyarakat memberikan dukungan kepada negara tertentu sebagai fans mereka pada ajang sepak bola piala dunia Qatar 2022 ini.
Namun tidak hanya masyarakat, juga para pejabat turut menjagokan negara tertentu sebagai fans mereka.
Hal itu diungkapkan Muhammad Sinen, atau sering disapa Ayah Erick, dijuluki sebagai Presiden fans Argentina di kota Tidore Kepulauan, Selasa (6/12), Ia memiliki fans berat terhadap tim sepak bola Argentina sejak lama, dan untuk piala dunia Qatar, benar-benar diyakini Argentina menjadi tim terkuat untuk membawa pulang trofi piala dunia tahun ini.
Ayah Erick menghimbau kepada seluruh Fans Argentina di Kota Tidore Kepulauan, juga para Lurah, Kades, dan Camat, bahwa Presiden fans Brazil Capt, H. Ali Ibrahim juga Walikota Tidore Kepulauan itu dulunya fans Argentina.
Namun pada Piala Dunia Qatar Tahun 2022 ini, Walikota Ali Ibrahim sudah beralih ke fans Brazil dan dijuluki sebagai fans Berazil.
Untuk itu, Presiden Argentina Muhammad Sinen mengatakan para fans Argen kita menunggu laga berikutnya di 8 besar saat Brazil bertanding dan apabila Brazil kala, maka para fans Argentina kita semua datang di rumah Presiden fans Brazil Ali Ibrahim. ” kita semua ramai-ramai untuk membawa Presiden Brazil Ali Ibrahim di Pelabuhan Trikora Kota Tidore dan cibur ke air laut,” ujar Ayah Erick.
Untuk itu, Presiden fans Argentina menegaskan bahwa, siapa saja yang sudah punya fans piala dunia yang berlangsung di Qatar, siap menerima resiko jika timnya kala, siap dicebur di air laut. “jangan bersembunyi saat timnya kala di piala duni,” tendas Presiden fans Argentina itu.
Diketahui, disetiap momentum sepak bola piala dunia menjadi kebiasaan masyarakat Tidore, masing-masing fans mereka saling cebur kelaut jika tim mereka kala saat bertanding, sehingga tidak harus kaget jika melihat kebiasaan ini dilakukan masyarakat Tidore tanpa mengenal usia dan jabatan. (AT/SMG)



















