SANANA, ONE.id – Pemerintah Bersama Masyarakat Desa Manggega Kecamatan Sanana Utara, mengelar rapat besama dalam rangka membahas terkait Bantuan Langsung Tunai (BLT). Rapat tersebut dilaksanakan di kantor Desa Manggega Senin(13/04/20).
Rapat tersebut dihadiri, Kepala desa Manggega Hamid Teapon, Didampingi Ketua BPD Gadri Kedafota dan Sekretaris Desa Umar Tidore.
Kepala desa Manggega Hamid Teapon saat diwawancarai awak media mengatakan, rapat tersebut, untuk menindaklanjuti program pemerintah pusat ke pemerintah Daerah terkait Bantuan Langsung Tunai (BLT). Meskipun bantuan ini hanya selama tiga bulan berjalan. Namun, selaku pemerintah desa merasa sangat berarti bagi masyarakat desa setempat.
“Sementara ini diberikan kewenangan untuk mengumpulkan Kartu Keluarga (KK) dari masyarakat, setelah itu akan di serahkan kepada pemerintah Daerah dalam hal ini dinas terkait untuk melakukan verifikasi bagi masyarakat mana yang layak dan mana yang tidak layak menerima bantuan tersebut,”ungkapnya.
Hamid menambahkan, Sesuai arahan yang disampaikan, PNS yang tidak memiliki jabatan juga akan di beri bantuan BLT.
“Bantua yang akan diberikan kepada masyarakat kemungkinan besar berupa uang tunai dan bisa jadi sembilan bahan pokok (Sembako). Jadi sementara kami masih menunggu surat edaran dari dinas terkait untuk dijadikan regulasi sebagai sandaran untuk pemerintah desa karna anggaran yang di salurkan kepada masyarakat ini merupakan dana sering antara pemerintah pusat dan daerah,” Ungkap Kades.
Hamid menambahkan, atas nama Pemerintah dan masyarakat Desa Manggega memberikan Apresiasi yang sebesar-sebesarnya kepada pemerintah pusat dan pemerintah daerah atas program Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang nanti di berikan kepada masyarakat .” Kami mewakili Masyarakat Desa Manggega menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pemerintah pusat maupun pemerintah daerah yang sudah berupaya memberikan bantuan kepada masyarakat,”cetusnya.(R)














