HALSEL – Warga Desa Tabalema, Kecamatan Mandioli Selatan, Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara, khawatir rumah mereka terancam rusak.
Khawatir warga ini lantaran talud penahan ombak yang menjadi benteng penahan abrasi pantai Desa Tabalema kini rusak parah karena dihantam gelombang tinggi di pesisir pantai.
Muhajir, salah warga Desa Tabalema mengaku, cuaca buruk terutama gelombang tinggi yang menyapu pesisir desa mereka sudah sejak satu bulan terakhir, membuat talud di sepanjang pantai rusak parah.
“Rusak semua talud penahan ombak di pantai dihatam gelombang tinggi, bahkan jika ombak tinggi rumah-rumah warga terancam karena air pasang masuk ke dalam rumah,” ucapnya, Selasa (24/3/2026).
Kondisi talud yang rusak parah ini diharapkan pemeritah Desa dan Pemeritah Kabupaten segera turun tangan atasi kerusakan talud sehingga masyarakat merasa aman jika tiba cuaca ekstrem.
“Kami sangat khawatir jika talud tidak segera diperbaiki kembali, karena cuaca buruk tiba sudah pasti rumah warga jadi korban. Saya berharap pemeritah Desa dan Kabupaten bisa segera menaganti talud penahan ombak kami agar masyarakat tidak hawatir kalau tiba cuaca buruk,” ucapnya.
Hal senada juga diungkapkan Rajiul, menurutnya kerusakan talud penahan ombak ini harus menjadi perhatian serius pemeritah daerah karena berdampak langsung akan kerusakan rumah warga.
“Cuaca ekstrim ini terjadi hampir setiap tahun jika tiba cuaca ekstrem. Sekarang ini talud sudah rusak parah dan ancaman rumah-rumah warga akan rusak jika lambat ditangani,” jelasnya.(red)














