HALSEL, ONE.id – Pemerintah Desa (PemDes) Sekley, Kecamatan Gane Barat Selatan, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara(Malut), akan memprioritaskan membangun jembatan pasca gempa yang berkekuatan 7,2 Skala Richter (SR) di daerah Kecamatan Gane.
“Kami bersama masyarakat setempat bersepakat untuk bangun jembatan, karena sebelumnya gempa bumi yang mengguncang Halsel itu mengakibatkan rumah warga dan sejumlah fasilitas umum rusak, termasuk pelabuhan yang berada di daerah itu,”kata Pjs Kepala Desa Sekley, Malik Hi. Daud di Labuha, Jumat (30/8).
Jembatan yang akan di bangun dari Pemdes dan masyarakat setempat itu targetnya berukuran Panjang sekitar 40 meter dan lebar 4 meter untuk di gunakan demi berlabuhnya kapal yang berkapasitas besar.
Ia mengatakan, dalam proses pembangunan jembatan itu membutuhkan tiang sebanyak 70 potong dan untuk papan jembatan sendiri membutuhkan sebanyak 6 kubit kayu gugasa, sebab dana yang disiapkan itu bersumber dari Dana Desa (DD) sebesar Rp 50 juta, sehingga ditargetkan pembangunannya membutuhkan waktu 1 bulan dipastikan sudah rampung.
“masyarakat sangat antusias dalam mendirikan pembangunan jembatan, karena pasca gempa hingga saat ini warga sangat terkendala dengan persoalan bongkar muat barang,”katanya.
Malik berharap kepada pemerintah daerah dan pemerintah pusat agar secepatnya membangun seluruh kerusakan rumah warga dan fasilitas umum yang berada di desa setempat , sehingga masyarakat bisa beraktivitas kembali seperti sedia kalah,(Moko).



















