TERNATE, JURNALONE.ID – Ribuan warga Provinsi Maluku Utara (Malut), asal provinsi lain memadati Pelabuhan Ahmad Yani Ternate, untuk memilih mudik lebih awal menggunakan jasa angkutan kapal Pelni.
Sebanyak 1,476 orang dari berbagai daerah di Malut, mereka memilih mudik lebih awal ke kampung halaman, guna menghindari kepadatan penumpang jika mudik pada pertengahan bulan suci Ramadhan.
Salah seorang warga Malut asal Kota Bau – Bau, Sulawesi Tenggara, Jainah, di Ternate, Kamis, mengaku ia bersama keluargnya alasan memilih mudik lebih awal selain menghindari kepadatan, juga bisa tiba lebih awal untuk berkumpul bersama keluarga besarnya di kampung halaman.
Sementara itu, Kepala PT Pelni Cabang Ternate, Whendy Imkotta mengatakan, penumpang dari berbagai daerah di Malut, yang naik di kapal Pelni KM Doro Londa di Pelabuhan Ahmad Yani Ternate itu, dengan tujuan Ambon, Namlea, Bau – Bau, Makassar, Surabaya dan Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta.
Dia menjelaskan, puncak arus mudik dari Malut, yang menggunakan jasa kapal Pelni pada lebaran tahun ini dengan tujuan baik wilayah Papua, Maluku, Sulawesi dan Pulau Jawa diperkirakan terjadi pada 11 April 2023 mendatang.
“PT Pelni menyediakan sebanyak tujuh kapal, dua di antaranya merupakan kapal perintis untuk mendukung kelancaran arus mudik lebaran, di wilayah Indonesia Timur, termasuk wilayah Malut, yang selama ini menjadi titik persinggahan pelayaran kapal Pelni dari wilayah Indonesia bagian Barat ke wilayah Indonesia Timur,”katanya.
PT Pelni mengimbau kepada para pemudik yang memanfaatkan jasa angkutan kapal Pelni untuk mematuhi peraturan yang ditetapkan di kapal selama pelayaran, agar pelayaran selama mudik dapat berlangsung lancar dan aman.(MK27/SMG)



















