Kunjungi Dua Kementrian, Bupati James Uang Dorong Pembangunan Infrastruktur di Halbar

HALBAR – Bupati Halmahera Barat, Maluku Utara, James Uang terus berupaya membuat terobosan dalam rangka mempercepat pembangunan infrastruktur strategis. Kali ini, Bupati James Uang berkunjung di dua Kementerian, Jumat (21/11/2025).

Kedua kementrian tersebut yakni, kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) serta Kementerian Pertanian (Kementan). Dalam kunjungan itu, selain didampingi oleh Direktur Alsintan Pascapanen di Direktorat Jenderal Prasarana Sarana Pertanian, Rizal Ismail juga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Halmahera Barat.

James Uang menjelaskan, saat melakukan rapat finalisasi dokumen bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), selain membahas Penataan Kawasan Festival Teluk Jailolo (FTJ) senilai Rp 28 miliar, juga membahas terkait Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Kecamatan Sahu dengan anggaran sebesar Rp 15 miliar serta di desa Rioribati, Kecamatan Jailolo selatan, senilai Rp 12,5 miliar.

“Jika digabungkan, total nilai program yang sedang kami dorong mencapai hampir 50 Miliar. Kami berharap proses finalisasi berjalan lancar sehingga tahapan tender dapat dimulai awal tahun depan,” urai James Uang

Sementara kunjungan ke Kementerian Pertanian (Kementan) politisi Demokrat ini menjelaskan, pihaknya bertemu langsung dengan Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Bpk. Dr. Drh. Agung Suganda, MSi untuk membahas pengembangan peternakan ayam pedaging dan petelur terintegrasi di Trans Goa. Ini kata dia, sebagai program strategis untuk memperkuat suplai pangan lokal, terutama kebutuhan Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Selanjutnya, kami juga berdiskusi dengan Dirjen Tanaman Pangan Bpk. Dr. Yudi Sastro, S.P., M.P mengenai pengembangan padi gogo dan jagung, yang selain untuk konsumsi juga akan dimanfaatkan sebagai bahan pakan ternak,” tuturnya

Ia berharap, dengan adanya pertemuan bersama kedua Kementrian tersebut secepatnya dapat di realisasikan, “Semoga semua upaya ini dapat menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat—mulai dari kebutuhan dasar seperti air bersih, pangan bergizi, hingga peningkatan ekonomi daerah,” tandanya.(red)