Gubernur Apresiasi Pelatihan Sonding Market dan E-Katalog: Dorong Pengadaan Transparan dan Berintegritas

TERNATE – Gubernur Provinsi Maluku Utara, Sherly Tjoanda, menyampaikan apresiasi kepada penyelenggara Pelatihan Sonding Market, Penyedia E-Katalog Elektronik, dan Pendampingan Advice LKPP yang digelar melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) di Bella Hotel, Kota Ternate, yang digelar pada Rabu (10/12/2025).

Pada kegiatan tersebut, Gubernur menegaskan pentingnya pengadaan barang dan jasa dalam mendukung pembangunan di Maluku Utara. Ia mengingatkan seluruh pelaku usaha dan penyedia jasa untuk terus melakukan perbaikan proses pengadaan secara berkelanjutan.

“Pengadaan barang/jasa sangat penting dan strategis. Perbaikan terus-menerus merupakan keharusan agar proses berlangsung transparan, akuntabel, efisien, dan memiliki tata kelola yang baik,” ujar Sherly Tjoanda.

Gubernur menambahkan bahwa pelatihan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pencegahan pelanggaran dan korupsi, bukan hanya melalui pengawasan, tetapi melalui perbaikan sistematis terhadap tata kelola pengadaan yang profesional dan berintegritas.

Gubernur juga mengajak seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan serius. “Manfaatkan kesempatan bertanya dan berdiskusi dengan narasumber agar wawasan yang diperoleh lebih mendalam dan aplikatif,” lanjutnya.

Di akhir sambutannya, orang nomor satu Maluku Utara itu menyampaikan terima kasih kepada narasumber dan instruktur dari LKPP yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan.

Sementara, Plt Kepala Dinas PUPR Maluku Utara, Risman Iriyanto Djafar, mengungkapkan rencana pemerintah daerah untuk menerapkan kontrak payung dalam proses pengadaan.

“Kami berharap kontrak payung dapat memberikan kepastian dan fleksibilitas dalam manajemen anggaran, serta mendorong kualitas layanan yang optimal dari pihak penyedia,” tuturnya.

Menurut Risman, pelatihan e-katalog ini merupakan bagian dari komitmen bersama untuk memperkuat tata kelola pengadaan barang/jasa pemerintah agar semakin efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.

Ia juga menyoroti transformasi besar dalam sistem pengadaan pemerintah, termasuk penerapan belanja elektronik melalui aplikasi e-katalog yang kini menjadi langkah maju dalam meningkatkan keakuratan dan kemudahan transaksi.

Selain itu, Kabid Jasa Konstruksi PUPR Malut, Ir. Syaiful Amin, menegaskan bahwa pelaksanaan market sounding menjadi langkah penting untuk memastikan bahwa proyek yang direncanakan benar-benar realistis, layak secara finansial, dan dapat dilaksanakan dengan baik.

Market sounding dilakukan untuk mendapatkan respons pasar terkait pekerjaan konstruksi seperti pembangunan jalan, jembatan, dan irigasi, yang akan menggunakan metode E-Purchasing.

“Kegiatan ini merupakan langkah awal yang krusial dalam mempermudah pemilihan penyedia melalui e-katalog, khususnya untuk pekerjaan konstruksi di Maluku Utara,” ungkap Syaiful.

Ia menjelaskan bahwa pelaksanaan kegiatan berjalan sesuai harapan. “Sebagian besar pelaku usaha sudah memahami sistem dan telah memiliki etalase. Begitu juga PPK yang sudah memiliki akun e-katalog,” jelasnya.

Syaiful turut menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung dan menyukseskan kegiatan pelatihan tersebut.(warces/82)