TERNATE — Ketua DPC Partai Gerindra Kota Ternate, Jamian Kolengsusu, yang juga menjabat Wakil Ketua DPRD Kota Ternate, menyampaikan apresiasi terhadap kebijakan Kapolri yang mendorong pelaksanaan sejumlah program untuk mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat.
Dua program yang mendapat perhatian Jamian adalah Salat Subuh Keliling (Suling) dan kegiatan polisi bersama masyarakat. Menurutnya, program tersebut menjadi salah satu upaya untuk membangun komunikasi, memperkuat kepercayaan publik, serta mendekatkan institusi kepolisian dengan warga.
Jamian menilai, pendekatan melalui kegiatan keagamaan dan interaksi langsung dengan masyarakat dapat menciptakan hubungan yang lebih harmonis. Dengan demikian, kehadiran polisi tidak hanya dirasakan dalam penegakan hukum, tetapi juga melalui kegiatan sosial dan kemasyarakatan.
“Sebagai masyarakat, kami sangat mendukung dua program terbaru Kapolri ini. Kedua program tersebut saling berkaitan dan menjadi sarana untuk mendekatkan diri dengan masyarakat. Untuk itu, kami sangat mengapresiasi bentuk kegiatan seperti ini,” ujar Jamian, Senin (26/10/2026).
Ia menambahkan, program tersebut juga diharapkan menjadi bagian dari upaya institusi kepolisian untuk terus melakukan introspeksi dan berbenah diri, sehingga semakin mampu menjalankan peran sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
Jamian berharap, pelaksanaan Salat Subuh Keliling dan kegiatan polisi bersama masyarakat tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi dapat dijalankan secara konsisten dan berkelanjutan di berbagai wilayah.
Menurutnya, kedekatan antara polisi dan masyarakat merupakan salah satu faktor penting dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif.
Melalui komunikasi yang terbuka dan pendekatan humanis, masyarakat diharapkan semakin nyaman menyampaikan aspirasi, persoalan, maupun informasi yang berkaitan dengan keamanan lingkungan.
“Harapan kami, semoga polisi tetap dicintai masyarakat dan selalu hadir di tengah-tengah masyarakat,” tutup Jamian.
Dukungan tersebut diharapkan dapat menjadi dorongan bagi penguatan program-program kepolisian yang mengedepankan pendekatan humanis. Dengan pelaksanaan yang konsisten, hubungan antara aparat kepolisian dan masyarakat diharapkan semakin erat serta kepercayaan publik terhadap institusi Polri dapat terus terjaga.(barak)















