TERNATE – Bank Indonesia bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Maluku Utara terus mendorong penguatan ekonomi daerah melalui pelatihan peningkatan kapasitas UMKM di era digital.
Dalam sesi wawancara usai kegiatan, Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjuanda, menyampaikan apresiasinya atas inisiatif tersebut yang dinilai sangat relevan dengan kondisi geografis Maluku Utara sebagai daerah kepulauan dengan keterbatasan akses pasar. Kegiatan ini berlangsung di Bella Hotel, Senin (20/04/2026).
“Maluku Utara ini daerah kepulauan, sehingga market kita terbatas. Dengan adanya pelatihan digital, UMKM bisa menjual produk tidak hanya di wilayah lokal, tetapi juga menjangkau pasar nasional,” ucap Gubernur.
Menurutnya, pelatihan ini menjadi langkah awal yang strategis bagi pelaku UMKM untuk “naik kelas”, khususnya melalui pemanfaatan digital marketing, penguatan branding, serta peningkatan kemampuan komunikasi produk.
Meski demikian, Gubernur mengakui masih terdapat sejumlah tantangan yang perlu diatasi, terutama dalam meningkatkan kualitas produk agar mampu bersaing di pasar nasional.
“Bagaimana produk bisa kompetitif, bagaimana branding dan komunikasinya, ini semua menjadi bagian penting yang harus terus ditingkatkan,” ujar Gubernur.
Selain itu, ia juga menyoroti capaian Survei Penilaian Integritas (SPI) di lingkungan Pemerintah Provinsi Maluku Utara yang saat ini berada di angka 86 persen pada triwulan berjalan.
Menanggapi hal tersebut, Gubernur menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kinerja pemerintahan, khususnya dalam aspek pelayanan publik dan transparansi.
“Kita harus bekerja lebih baik, merespons lebih cepat, memberikan pelayanan yang lebih baik, dan lebih transparan. SPI itu mencerminkan bagaimana masyarakat menilai kinerja pemerintah,” tegasnya.
Ia menambahkan, evaluasi terhadap
Organisasi Perangkat Daerah (OPD) akan tetap dilakukan, terutama bagi instansi yang belum menunjukkan peningkatan kinerja.
“Indikator SPI, baik internal maupun eksternal, akan menjadi dasar dalam proses evaluasi tersebut,” terangnya. (red/barak).














