TERNATE — PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui Kapal Teras Bahtera Seva II terus berupaya mendekatkan layanan perbankan kepada masyarakat di wilayah kepulauan, khususnya warga desa yang berada jauh dari pusat perkotaan, Jumat (23/10/2026).
Kapal motor (KM) Bahtera Seva II menjadi salah satu sarana pelayanan bergerak yang menjangkau pulau-pulau terpencil. Kehadiran kapal ini diharapkan dapat mempermudah masyarakat dalam memperoleh akses layanan perbankan tanpa harus menempuh perjalanan laut yang jauh menuju pusat kota.
Untuk memastikan pelayanan berjalan teratur, Kapal Teras Bahtera Seva II memiliki jadwal operasional pelayaran yang dibagi berdasarkan minggu pertama hingga minggu keempat setiap bulan.
Jadwal pelayaran Minggu pertama hingga Minggu ketiga, pelayanan Kapal Teras Bahtera Seva II dijadwalkan sebagai berikut, Senin, Desa Bajo dan Desa Lele. Selasa, Desa Madopolo, Rabu, Desa Gane Dalam dan Desa
Pasipalele, Kamis, Desa Saketa, dan Jumat, Desa Kayoa Guruapin.

Sementara pada Minggu keempat, terdapat penyesuaian rute pelayanan pada hari Rabu dan Jumat. Berikut jadwal lengkapnya, Senin, Desa Bajo dan Desa Lele, Selasa, Desa Madopolo, Rabu, Desa Dowora dan Desa Pasipalele, Kamis, Desa Saketa, dan Jumat, Desa Kayoa Busua.
Melalui jadwal tersebut, masyarakat di desa-desa yang menjadi rute pelayanan diharapkan dapat merencanakan kebutuhan transaksi dan memanfaatkan layanan perbankan yang tersedia secara lebih mudah.
Kehadiran Kapal Teras Bahtera Seva II juga menjadi bagian dari upaya memperluas jangkauan pelayanan keuangan bagi masyarakat kepulauan. Dengan pelayanan yang mendatangi wilayah tempat tinggal warga, hambatan jarak dan biaya perjalanan menuju pusat kota diharapkan dapat dikurangi.
Program pelayanan bergerak ini memiliki arti penting bagi masyarakat yang tinggal di wilayah kepulauan, terutama dalam mendorong kemudahan akses terhadap layanan keuangan formal.
Dengan jadwal pelayaran yang telah ditentukan, Kapal Teras Bahtera Seva II diharapkan terus menjadi penghubung antara layanan perbankan dan masyarakat desa, sekaligus mendukung pemerataan akses keuangan hingga ke wilayah terpencil.(barak/rls)















