Diduga Petugas Pelabuhan Lalai, KM Permata Obi Dan KM Queen Mary Alami Ketabrakan

HALBAR – Kantor Unit Pelayanan Klas 3 Jailolo diduga lalai dalam melakukan pengawasan akibatnya terjadi ketabrakan dua kapal, yakni Kapal Motor (KM) Permata Obi dan KM Queen Mary. Insiden kecelakaan kapal tersebut terjadi di area dermaga Jailolo pada Senin (17/8) sekitar pukul 08.30 WIT.

Akibat insiden tersebut, KM Queen Mary mengalami kerusakan dibagian belakan dan batal berangkat dari Pelabuhan Jailolo menuju Ternate.

Plh Kepala Kantor Unit Pelayanan Pelabuhan (KUPP) Jailolo, Seska D Bassay, mengatakan kecelakaan bermula saat KM Permata Obi hendak melakukan manuver untuk bersandar di sebelah kiri dermaga. Namun, mendekati posisi sandar, embusan angin kencang dan arus laut yang mendadak meningkat membuat pergerakan kapal tidak terkendali.

Namun, pernyataan tersebut di bantah oleh Ketua Semaindo Sahrir Jamsin, menurut Sahrir insiden kecelakaan kapal tersebut bukan alasan angin dan arus, namun petugas pelabuhan lalai dalam mengarahkan kapal sehingga terjadinya ketabrakan.

“Ketabrakan itu bukan dampak dari angin dan arus tetapi itu diduga kelalayan petugas di pelabuhan Jailolo, “ujarnya.

Dirinya menyayangkan, kepada pihak pelabuhan yang langsung memfonis bahwa tabrakan itu merupakan akibat dari angin dan arus.

“Ketabrakan itu merupakan kelalayan pihak pelabuhan, jadi jangan mengeluarkan alasan yang tak mendasar,”pungkasnya.

” Kami minta kepada pihak penegak hukum agar segera melakukan penyelidikan terkait persoalan ini, “.tegasnya.(red)