SPMB SMP Negeri 1 Kota Ternate Tuntas, 384 Siswa Baru Ikuti MPLS Hari Pertama

TERNATE –Ketua Panitia Sistem Pengenalan Lingkungan Murid Baru (SPMB) SMP Negeri 1 Kota Ternate, Nurgaya Amanan, memastikan seluruh proses penerimaan peserta didik baru Tahun Ajaran 2026/2027 telah berjalan sesuai petunjuk teknis (Juknis) yang ditetapkan Dinas Pendidikan.

Sebanyak 384 siswa baru resmi diterima dan mulai mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).

Rugaya menjelaskan, kuota yang diberikan Dinas Pendidikan berjumlah 384 siswa, yang terdiri dari 173 siswa laki-laki dan 211 siswa perempuan. Jumlah tersebut telah terpenuhi sesuai hasil pengumuman akhir yang ditetapkan melalui sistem SPMB.

Menurut panitia, selama proses pendaftaran terdapat beberapa calon peserta didik yang dinyatakan tidak lolos seleksi. Saat di temui awak media Jurnalone.id, Senin (13/07/2026).

Hal itu disebabkan oleh sejumlah faktor, di antaranya ketidaksesuaian domisili dengan persyaratan yang berlaku serta kesalahan dalam mengunggah dokumen administrasi saat pendaftaran.

“Seluruh proses seleksi dilakukan berdasarkan juknis yang telah ditetapkan. Masing-masing peserta mengikuti seleksi sesuai jalur pendaftarannya, sehingga hasil yang diumumkan merupakan hasil akhir yang telah sesuai dengan ketentuan,” jelas panitia.

Sekretaris Panitia SPMB SMP Negeri 1 Kota Ternate Suharyanto, juga menegaskan bahwa tidak ada penambahan rombongan belajar (rombel) di SMP Negeri 1 Kota Ternate.

Sekolah hanya menerima 12 rombel dengan kapasitas 32 siswa per rombel, sehingga total kuota tetap sebanyak 384 siswa sesuai keputusan Dinas Pendidikan.

Meski masih ada orang tua yang berharap anaknya dapat diterima karena berbagai alasan, termasuk kondisi psikologis anak yang kecewa, pihak sekolah menegaskan bahwa seluruh keputusan harus mengacu pada aturan yang berlaku.

“Pada prinsipnya sekolah siap menerima peserta didik, tetapi harus sesuai dengan persyaratan dan juknis yang telah ditetapkan. Proses ini merupakan kolaborasi antara sekolah dan Dinas Pendidikan, sehingga kami tidak dapat mengambil keputusan di luar ketentuan,” ujarnya.

Sementara itu, pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) hari pertama berlangsung mengacu pada pedoman yang diterbitkan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

Kegiatan diawali dengan perkenalan dan penyambutan peserta didik baru, dilanjutkan upacara pembukaan MPLS. Selanjutnya, siswa diperkenalkan dengan visi dan misi sekolah, tata tertib, serta berbagai program akademik maupun nonakademik yang menjadi ciri khas SMP Negeri 1 Kota Ternate.

Panitia menjelaskan, pengenalan kekhasan sekolah menjadi bagian penting dalam MPLS agar peserta didik memahami budaya sekolah, aturan yang berlaku, serta berbagai program yang akan mereka ikuti selama menempuh pendidikan di SMP Negeri 1 Kota Ternate. (Barak)