TERNATE – Direktorat Lalulintas Polda Maluku Utara menggelar kegiatan berbagi takjil kepada masyarakat, khususnya komunitas ojek online (ojol), dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan, yang berlangsung di Kelurahan Gamalam, Kecamatan Ternate Tengah, Kota Ternate, Kamis (27/2/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Polisi Lalulitas menyapa yang digagas oleh jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia, sebagai bentuk kepedulian dan pendekatan humanis kepada masyarakat.
Dirlantas Polda Malut, Kombes Pol Doni Hermawan, mengatakan bahwa, kegiatan ini bertujuan untuk mempererat hubungan antara polisi dan masyarakat, sekaligus menumbuhkan kesadaran tertib berlalu lintas.
“Teman-teman dari ojol Ternate melaksanakan kegiatan berbagi takjil ini sebagai bagian dari program Polantas Menyapa. Ini merupakan arahan dari pimpinan agar seluruh jajaran berbagi dengan masyarakat, khususnya komunitas ojol,” ujarnya.
Pada kegiatan tersebut, personik lalulitas membagikan sekitar 200 paket takjil kepada para pengendara dan masyarakat yang melintas.
Kegiatan ini juga menjadi bentuk apresiasi kepada komunitas ojol Kapen Dimas yang telah diresmikan untuk membantu menjaga keamanan dan ketertiban lalu lintas.
Menurut Doni, kegiatan ini sementara difokuskan di Kota Ternate, namun ke depan akan diperluas ke wilayah lain di Provinsi Maluku Utara, termasuk melibatkan komunitas ojek pangkalan dan pengemudi lainnya.
Selain berbagi takjil, petugas juga memanfaatkan momentum Ramadhan untuk mengampanyekan keselamatan berlalu lintas, terutama menjelang pelaksanaan operasi kepolisian.
“Kami mengajak masyarakat, khususnya para pengendara, untuk tertib berlalu lintas agar terhindar dari kecelakaan. Ini bagian dari kampanye keselamatan,” jelasnya.
Kegiatan berbagi takjil ini dilakukan secara rutin di beberapa titik keramaian menjelang waktu berbuka puasa. Selain membagikan paket makanan, petugas juga melakukan pengaturan lalu lintas untuk mengantisipasi peningkatan volume kendaraan pada sore hari.
Doni berharap, melalui program Polantas Menyapa, masyarakat semakin merasa dekat dengan polisi lalu lintas.
“Harapannya, masyarakat lebih tertib berlalu lintas dan merasa bahwa polisi hadir untuk melayani dengan cara yang humanis,” pungkasnya.(Barce/red)

















