Bupati Halut Lepas Personil Gabungan Dan Kirim Logistik Ke Lokasi Bencana

HALUT – Pasca bencana banjir yang menerjang Kecamatan Loloda Utara, Pemda Halmahera Utara menerjunkan Tim Gabungan dan Logistik untuk masyarakat yang terdampak bencana.

Personil Gabungan dan Logistik yang dilepaskan oleh Bupati Halmahera Utara Piet Hein Babua di Pelabuhan Tobelo dengan menggunakan Kapal Laut menuju Kecamatan Loloda Utara, pada Sabtu 10 Januari 2026.

Tim gabungan yang diterjunkan ke daerah bencana banjir tersebut diantaranya TNI-Polri, Taruna Siaga Bencana (Tagana), Satpol PP, BPBD, Tim SAR dan Tim Kesehatan.

Titik kumpul Tim Gabungan untuk membantu masyarakat yang kena bencana banjir itu, yakni di Desa Doitia dan langsung gelar apel guna mempersiapkan teknis pelaksanaan pekerjaan di minggu 11 Januari 2026.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Halmahera Utara Hentje Hetharia sampaikan bahwa Desa Doitia mengalami banjir yang terparah di kecamatan Loloda Utara, capai kurang lebih ketinggian kurang lebih 30-50 cm yang menyelimuti rumah warga.

Selanjutnya kata Hentje, untuk penanganan bencana tersebut kurang lebih memakan waktu selama tiga hari, tetapi Bupati Halut Piet Hein Babua menetapkan waktu maksimal 1 minggu. “Pekerjaan yang dilakukan yaitu pembersihan lumpur di rumah warga, sumur sumur dan drainase, dan semua alat alat sudah lengkap dan pekerjaan mulai 11 januari 2026 besok,” ucapnya.

Selain itu, Kepala BPBD Halut tetap mengingatkan agar seluruh personil menjaga keselamatan selama bertugas, terutama bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berada dilingkungan Pemerintahan Halmahera Utara. “Pelepasan tim oleh Bupati Halmahera Utara Piet Hein Babua didampingi oleh Forkopimda di pelabuhan Tobelo,” jelasnya. ( Jefry )