Jakarta – Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Maluku Utara (Malut), Fachruddin Tukuboya, diminta menjadi narasumber pada Simposium Internasional yang diselenggarakan oleh Journal of Environmental Science and Sustainable Development (JESSD) di Kampus Universitas Indonesia.
Tak hanya Fachruddin Tukuboya, tetapi di acara simposium dengan mengusung tema “Environmental Conservation: Integriting Science, Policy, and Fragile Community Knowledge for Sustainable Development” itu juga menghadirkan dua narasumber lainnya, yakni Mari E. Mulyani, D.Phil dari Oxford University dan Rita D Sherma, Phd dari GTU Center for Darmah Studies California.
Kegiatan ini akan membahas pembangunan berkelanjutan yang dilaksanakan secara daring maupun luring yang bertempat di Gedung Sekolah Ilmu Lingkungan, Kampus UI, Jakarta, Jumat (7/11), dan diikuti lebih dari 1000 peserta dari 15 negara, seperti kutip dari PenaMalut.com
Adapun sub temanya adalah Kontaminasi Lingkungan dan Kesehatan Ekosistem, Mitigasi Perubahan Iklim dan Konservasi Hutan, Integrasi SDG dalam biologi konservasi, Tantangan Konservasi di Industri Ekstratif, Pendekatan Konservasi Multi-Scale, dan Pengetahuan Ekologi Pribumi dan Konservasi Tradisional.
Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, menyatakan dukungannya terhadap kegiatan simposium internasional ini.
”Saya menyampaikan selamat atas terselenggaranya kegiatan ini,”ungkap Gubernur Malut.
Selain itu, Gubernur Malut, juga meminta inisiatif untuk membina kolaborasi, memajukan wacana ilmiah dan memperkuat komitmen bersama untuk dunia yang lebih berkelanjutan dan tangguh.
“Saya sangat berharap simposium ini sukses, dan diskusi ini memberikan solusi serta berkontribusi bagi lingkungan global dan regional,”kata Sherly. (Red) – (Adv)














