SOFIFI, JURNALONE.ID – Kepala Bidang Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Maluku Utara, Daud Ismail mengungkapkan capaian kerja pada Bidang Bina Marga bervariasi, yang sudah di sejumlah titik tersebar di Kabupaten dan Kota sudah ada pekerjaannya yang mencapai 80%.
Hal itu disampikan Daud Ismail, saat diwawancarai sejumlah awak media di Ruang kerjanya di Kantor PUPR Malut di Sofifi, Senin (22/05/2023). Menurtnya, hasil capaian kerja itu telah disampikan kepada Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Maluku Utara, Ir. Saifuddin Djuba, ST.M.Si pada rapat evaluasi bersama semua dengan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).
Capaian kerja bervariasi yang paling tinggi dari hasil evaluasi itu 70-80 % yakni berada di daerah Ganeluar-Ranga-ranga dengan atem pekerjaan jalan sepanjang 13 km dan 7 buah jembatan. Untuk pekerjaan jalanya sudah tuntas, sementara jembata dalam progres. Sedangkan Saketa – Gande Dalam sudah mencapai 15 % sehingga penanganannya Balitata-Oha itu 9 km dan Oha-Papaceda 13 km.
“Hal –hal teknis dilapangan dari kesimpulan yang didapatkan tadi pada repat evaluasi ditargetkan diakhir tahun semua pekerjaan sudah selesai. Semua kegiatan multiyers terdiri dari 21 kegiatan semuanya dievaluasi misalanya pekerjaan di Gane Luar – Ranga-ranga pekerjaan itu sidah sampai diangka 75-80 % ada juga 50 %. Dan memang jangka waktu pelaksaan pekerjaan krosecak pada masing-masing PPK itu hamper sama disatu tahun anggaran ini,”kata Daud Ismail.
Lebih lanjut Daud Ismail menjelsakan, untuk penganggaran pekerjaan yang dilakukan anggaranya bersumber dari anggaran multiyers. Dia mengungkapkan, dari awal kontrak kerja sudah tercantum didalam kegiatanya yang sifatnya multiyers, peleksanaan 1 tahun anggran dan untuk pembayaranya sampai di 2024.
“Jadi memang cukup signifikan dari hasil evaluasi tadi, sebagaimana kita ketahui bersama dipenganggaran itu sampai ditahun 2023 itu hamper sama diangka 47 %, artinya bahwa setelah penyerapan anggaran itu 75 % ini maka penyedia harus menuntaskan pekerjaan itu dengan biaya sendiri,” ungkap Daud.
“Yang menjadi harapan dan pesan Kepala Dinas pada rapat evaluasi agar mendorong semua kegiatan agar progresnya dipercepat lagi sehingga apa yang menjadi diakhir tahun itu benar-benar tuntas,” tambahnya. (red/SMG)

















