Wagub Serahkan Bantuan untuk Warga Terdampak Banjir di Halteng

Halteng, Jurnalone.id – Wakil Gubernur Maluku Utara, M Al Yasin Ali didampingi Kepala BPBD Fehby Alting meninjau langsung lokasi terdampak banjir di sejumlah desa di Halmahera Tengah, Rabu (19/5/2021).

Rombongan berangkat ke lokasi menggunakan Helikopter jenis Heli Bell 412EP BNPB PK-URA dari Bandara Babullah Ternate dan mendarat di Bandara PT Indonesia Weda Baay Industrial Park (IWIP).

Setibanya di Bandara, Wagub dan rombongan dijemput langsung oleh Kapolres Halmahera Tengah (Halteng), AKBP Nico A Setiawan, jajaran TNI serta perwakilan dari PT IWIP, dan BPBD Halteng. Rombongan kemudian menuju salah satu lokasi terdampak banjir yaitu Dusun 3 Lukulamo, Desa Waibulan, Kecamatan Weda Tengah, dengan kendaraan milik PT IWIP.

Wagub kemudian menyapa warga terdampak, sembari mendengar langsung keluhan dan masukan dari warga. Pemerintah daerah kata Wagub, tetap mencarikan solusi mengatasi luapan air ke Rumah-rumah warga.

Banjir yang terjadi akibat curah hujan yang tinggi sehingga debit air yang melintasi kali kobe terus meningkat, akhirnya meredam permukiman warga. “Solusinya kami akan normalisasi kali, karena dari hulu kali hingga ke hilir tidak berjalan lurus, ada belokan ke belakang kampung, sehingga nanti kita buat agar kalinya lurus sampai ke jembatan (Tengah kampung) menuju hilir,”kata Wagub.

Sementara itu, Kepala BPBD Malut, Fehby Alting mengungkapkan selain di desa Waibulan, luapan air juga masuk ke pusat kota Weda hingga merendam sejumlah fasilitas seperti perumahan PNS dekat Polres Halteng, perumahan PNS 3 di kilometer 3 tepatnya di area perkantoran Pemkab Halteng.

Fehby memastikan belum ada laporan korban jiwa maupun kerusakan akibat banjir di sejumlah titik di Halmahera Tengah, hanya saja di Desa Waibulan peralatan dapur yang nyaris terbawa banjir namun dapat diselamatkan.

Khusus di Dusun III Lukulamo, terdapat 101 Kepala Keluarga (KK) dan secara keseluruhan rumahnya terendam banjir. “Setelah kami cek langsung ke lapangan bersama pak Wagub ternyata memang benar terjadi luapan air. Kita akan segera koordinasi untuk mencari solusinya,”ujar Fehby

Dalam waktu dekat kata Fehby, BPBD Malut akan menggelar rapat koordinasi dengan BPBD di 10 kabupaten/kota sehingga potensi bencana yang terjadi di masing-masing wilayah dapat diketahui dan disusun program sebagai solusinya.

“Kita akan mendengar masukan dari 10 kabupaten kota yang curah hujannya tinggi sehingga ada luapan air, dan potensi gempa, disitulah kami akan menyusun program,”ungkapnya

Selain meninjau lokasi, pemerintah Provinsi Maluku Utara melalui BPBD, menyerahkan bantuan berupa makanan instan yang diserahkan langsung oleh Wakil Gubernur M Al Yasin Ali.

Disamping itu, bantuan yang diberikan juga berupa Handsanitizer, Rapid Antigen, Vitamin C, dan masker medis, mengingat masih dalam kondisi pandemi Covid-19.

Salah satu perwakilan warga setempat menyampaikan apresiasi atas kunjungan Wagub dan rombongan menyaksikan langsung kondisi warga terdampak banjir.
“Kami berharap agar pak Wagub sehat selalu, dan Program untuk mengatasi banjir juga cepat berjalan,”ungkapnya

Wagub berharap, masyarakat yang berada di wilayah dengan potensi curah hujan tinggi agar tetap waspada, dan mengikuti arahan dari pihak yang berwenang.

Turut mendampingi Wakil Gubernur M Al Yasin Ali, KepalaSekretaris BPBD Malik Zamrun, dan salah satu Kepala Seksi Kesiapsiagaan, BPBD Malut Ali Yau.(red)