HALMAHERA TENGAH – Komitmen Bupati Ikram Malan sangadji dan Wakil Bupati Ahlan Djumadil dalam memberikan pelayan kepada masyarakat dan meningkatakan pembanguan untuk kemajuan Kabupaten Halmahera Tengah, terus dimaksmalakan.
Keseriusan itu disampikan Bupati saat memimpin rapat koordinasi dengan melibatkan Camat, Kepala Desa, Kepala Puskesmas, hingga Kepala Sekolah se-Kabupaten Halmahera Tengah, yang berlangsung di Aula Kantor Bupati, pada Kamis (10/4/2025).
Dalam rapat tersebut dibahas berbagai isu strategis, dalam rangka memperkuat sinergi pelaksanaan program pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat, mulai dari peningkatan layanan kesehatan, pendidikan, penangan sampah, dan percepatan pembangunan infrastruktur desa, hingga penanganan masalah sosial di tingkat kecamatan dan desa.
Bupati Ikram Malan Sangadji menekankan pentingnya komunikasi dan kerja sama lintas sektor agar setiap program pemerintah berjalan efektif dan tepat sasaran. “Kolaborasi dari semua pihak sangat diperlukan untuk mewujudkan pelayanan publik yang lebih baik dan merata di seluruh wilayah,” ucap Bupati.
Selain itu, rapat koordinasi bersama perangkat pemerintah daerah di tinggat Kecamatan dan Desa itu juga menjadi forum untuk menyampaikan evaluasi program sebelumnya dan menyusun rencana kerja yang lebih terintegrasi sehingga nantinya implementasi program vbenar-benar berpihak kepada masyarakat.
Untuk itu, Bupati IMS juga menekankan agar para kepala desa selalu aktif dengan masyarakat melalui pelayanan sebagai pemimpin desa sehingga masyarakat benar-benar merasakan keberpihakan pemerintah untuk mereka. Selain itu pelayan kepada masyarakat juga harus dijadikan amal ibadah.
“Sekarang mari kita tegas supaya semua pemimpin konsisten yang menikmati kebaikan dari persatuan untuk memimpin daerah ini itu akan datang. Jangan saya bilang A kalian bikin B ini yang bikin negeri ini tidak akan maju,” ucap IMS.
Bupati IMS berharap sinergi tas yang dibangun bersama ini, agar pemerintahan dapat bejalan tanpa adanya sekat-sekat sehingga semua memiliki rasa tanggungjawab dan menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia.
“Saya, Pak Wakil dan Pak Sekda itu satu, tiga tapi satu ikatan. Saya tidak mau tumpuan kekuasaan ini ada pada saya, ada di pak Wakil ada di pak Sekda jadi sama kami bertiga. Kalian di bawah juga harus seperti itu saling mengingatkan,” harapnya.(red/SMG)















