Ternate, Jurnalone.id – Kepala Kantor Kesahbandara dan Otoritas Pelabuhan Kelas II Ternate, Provinsi Maluku Utara Affan Tabona menggkapkan, Dedi Hidayat tidak tercatat pada manifes penumpang Kapal Karya Inda yang mengalami musiba terbakarnya kapal pada, Sabtu (29/05/21) pekan lalu.
Hal itu disampikan Affan Tabona pada saat digelarnya konferensi pers penyampaian penutupan proses pencarian terhadap Dedi Hidayat oleh Tim Sar Gabungan, Jumat (04/06/20210 di Aula Serba Guna Kantor Basarnas Ternate.
“ Jadi nama korban hilang tidak terdaftar dimanifes penumpang. Infonya yang bersangkutan bekerja juga di perusahannya ajul safikram, yang lebih tau mualim satu dan nahkoda. Mereka harus tau berapa penumpang yang naik dan berda diatas kapal, muatan apa saja yang naik diatas kapal bukan kami dari Sahbandar. Kami menerima semua data dari nahkoda kemudian ditindaklanjuti untuk keberangkatan kapal sesuai tujuan. Jadi semua itu nahkoda dan mualim satu harus tau,” ungkap Affan dihadapan awak media.
Lanjut orang Nomor satu di KSOP Kelas II Ternate itu menegaskan, peristiwa yang baru saja terjadi dan sebelumnya harus menjadi perhatian dan kesadaran semua pihak termasuk kesadaran pada penumpang. Menurutnya.
“ Selama ini masih banyak penumpang yang abai terhadap pentingnya membeli tiket saat hendak berangkat ke tempat tumpat tujuan. Saya sampikan Buada-budaya kita masih terbiasa kekeluargaan, sehingga dengan muda orang bisa naik untuk berangkat. Kedepan kita perbaiki, siapapun itu diatas kapal kita akan minta datanya yang akurat dari nahkoda sama mualim satu, karena mereka harus tau,” jelas Affan. (02/red)



















