Ternate, Jurnalone.id – Setibanya di bandara Sultan Babullah Ternate, Dwi tak sempat berkutik setelah dijemput Tim Satgas yang sudah siaga dengan mobil ambulance serta petugas kesehatan berpakaian APD lengkap.
Dwi yang saat itu memakai jaket berwarna merah itu langsung diamankan dan selanjutnya dibawa Tim Satgas beserta barang bawaannya menggunakan mobil ambulance ke rumahnya di Kelurahan Kalumata, Kota Ternate untuk menjalani karantina mandir.
Dwi diamankan karena memalsukan hasil PCR saat berangkat dari bandara Halim Perdana Kusuma Jakarta menuju Ternate. Ia juga berhasil mengelabui petugas bandara Halim dengan menggunakan dokumen PCR istrinya nurul, serta berpakaian layaknya wanita yakni memakai jilbab dan cadar hingga tak diketahui Dwi adalah seorang pria.
Terbongkar penyamaran Dwi, setelah dirinya kedapatan sedang mengganti pakaian didalam toilet pesawat yang saat itu dilihat seorang pramugari. Tak berselang lama, sang pramugari langsung melaporkan hal tersebut ke pihak otoritas bandara Sultan Babullah Ternate, sehingga langsung ditahan dan menjalani test Antigen dan hasil positif COVID-19.
Hal itu disampikan Kepala Operasional Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Ternate, Muhamad Arif Gani. “Kami mendapatkan informasi dari Satgas Civid Babullah, bahwa ada seorang penumpang yang mencurigakan dan setelah kita melakukan Swab test yang bersangkutan positif Covid-19. Sehingga kami melakukkan tindakan evakuasi dari bandara ke rumah yang besangkutan,” kata Arif, pada Minggu (18/7/2021).
Sementara itu, Kapolres Ternate AKBP Aditya Laksimada menegaskan, meski saat ini pelaku telah menjalani karantina karena positif COVID-19, namun pihaknya akan mengambil langkah tegas terhadap pelaku atas tindakan yang tidak melawan hukum itu, Senin (19/07/2021).
Lanjut Kapolres, saat ini penyidik telah mengatongi sejumlah bukti berupa surat palsu hasil PCR yang digunakan pelaku, selanjutnya dilakukan proses secara hukum.
“Untuk indikasi pelanggaran atau dugaan tindak podana pemalsuan dokumennya sekarang sedang kita laksanakan penyelidikan. Barang-barang bukti sudah kita kumpulkan antara lain, surat-surat dokumen yang dipalsukan itu karena dia terindikasi menggunakan dokumen atas nama istrinay,” ungkap Kapolres, AKBP Aditya Laksimada.(red)



















