Halsel, Jurnal9ne.id – Para petani di Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Maluku Utara, semakin bergairah untuk memproduksi kopra menyusul naiknya harga komoditas itu dari semula Rp.10.000 per kg kini menjadi Rp11.500 per kg.
Husen Muale, saat ditemui reporter Jurnaline.id pada, Selasa (15/03/22) mengaku senang karena naiknya harga kopra sangat membantu para petani termasuk ditinya. Bahkan dengan melambungnya harga kopra saat ini sangat meringankan kebutuhan rumah tangga apalagi pada situa pandemi saat ini.
“Mudah – mudahan dengan naiknya harga kopra dapat mensejahterakan para petani seperti saya, apalagi masyarakat diperhadapkan dengan pandemi COVID-19 saat ini, yang mengakibatkan masyarakat yang kesulitan mendapatkan penghasilan,” kata Husen Muale.
Oleh karena itu ia berharap kepada pemerintah daerah untuk dapat menjaga kestabilan harga kopra, sehingga para petani di Kabupaten Halmahera Selatan makin percaya diri dalam memproduksi kopra.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Halsel, Agus Heriawan ketika temui beberapa waktu lalu menyatakan, naiknya harga kopra di daerah ini dari dampak mahalnya harga minyak goreng di berbagai daerah di Indonesia.
“Memang permintaan dari industri dari Pulau Jawa dan Sulawesi makin tinggi, sehingga berdampak pada kenaikan harga kopra di daerah ini,”kata Kadistan Halsel.(Cz/SMG)

















