Pelajar Mahasiswa Wasile (IPMW) Demo di Kantor PLN Protes Pemadaman Listrik

Haltim, Jurnalone.id – Ikatan Pelajar Mahasiswa Wasile (IPMW), Kabupaten Halmahera Timur, Maluku Utara, Senin (2/08/2021) menggelar aksi protes di Kantor PLN Subaim, terhadap kebijakan PLN Kantor Pelatanan (KP) Subaim atas pemadaman aliran listrik secara bergilir di wilayah Kecamtan Wasile dan Kecamatan Wasile Timur Kabupaten Halmahera Timur.

Aksi protes itu juga dikarenakan, dampak dari pemadan bergiliran di wilayah Kecamatan Wasile dan Kecamatan Wasile Timur yang mengakibatkan kerusakan pada alat elektronik masyarakat di dua Kecamatan itu.

Disela-sela orasinya Ketua Umum IPMW M. Asrul menyampaikan, Aliran listrik 1×24 jam adalah hak masyarakat yang tidak bisa ditawar-tawar dimana hal itu mengacu pada UU Nomor 30 tahun 2009 tentang ketenagalistrikan, pada pasal 29 poin b menjelaskan bahwa “konsumen berhak mendapat tenaga listrik secara terus menerus dengan mutu dan keadaan yang baik”.Namun sangat disayangkan karena pelayanan tersebut sangat mengecewakan dan merugikan masyarakat di Kecamatan Wasile dan Kecamatan Wasile Timur.

Kordinator aksi Wahyudi Kiha saat diwawancarai  menjelaskan, pemadaman listrik yang dilakukan pihak PLN KP Subaim bukanlah satu hal yang baru dirasakan masyarakat di Kecamatan Wasile dan Wasile Timur, namun sudah berulang kali terjadi selama bertahun-tahun dan dengan dalil yang sama yakni kerusakan pada mesin dan ketidakmampuan daya pada PLTD PLN KP Subaim. Hal ini menandakan bahwa pihak PLN itu kemudian tidak bertanggung jawab dan tidak menjalankan kewajibannya dengan serius.

“Mirisnya adalah bahwa persoalan yang sudah terjadi selama bertahun-tahun dan berulang kali terjadi dan pemerintah daerah, namun seolah pemerintah daerah menutup mata dan telinga sampai saat ini tidak ada upaya untuk membijaki persoalan yang ada”, ungkap Wahyudi.

Terpisah Kepala PLN Risaldi R. Jasin saat hearing bersama masa aksi dan Camat Wasile di aula kantor Camat Wasile Timur menjelaskan bahwa, ada 2 mesin di PLN KP Subaim mengalami kerusakan sehingga pemadaman bergilir diberlakukan.

“Untuk mengatasi daya mampu dari mesin yang rusak sementara pihak PLN sudah mendatangkan satu unit mesin dari PLN Buli sehingga dapat membantu pemenuhan kebutuhan listrik masyarakat di dua kecamatan”.

Selain itu, Kepala PLN KP Subaim juga berharap agar upaya yang dilakukan oleh pemerintah kecamatan bersama IPMW untuk berkomunikasi dengan pihak pemerintah daerah sehingga dapat membantu meringankan beban dengan pengadaan mesin pada PLN KP Subaim.(02/Isman)