Pasca Erupsi Selasa Siang, Tim Basarnas Dan BPBD Halbar Tinjau Lokasi Terdampak

HALBAR – Basarnas Ternate dan personil Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Halmahera Barat melakukan patroli wilayah ke tujuh desa terdampak erupsi gunung api Ibu pada Selasa, 21 Mei 2024.

Patroli itu dilakukan setelah gunung api Ibu kembali erupsi dan melontarkan material vulkanik ke arah barat laut wilayah Kecamatan Ibu, selasa siang pukul 14:01 WIT.

Selain patroli, tim Basarnas dan BPBD Halbar itu turut membagikan ratusan helai masker bagi warga, terkhusus para lansia dan anak-anak yang ada di Desa Pasalulu, Desa Arujaya, Desa Tugurebatua dan Desa Tugurebasungi.

Kegiatan ini dipimpin langsung Kepala Seksi Operasi Basarnas Ternate ,Bram Madya Temara Is.

“Kita mencoba memonitor atau meninjau Desa-desa yang masuk KRB satu, kebetulan tadi pukul 14:01 WIT gunung ibu kembali erupsi . Sehingga kita langsung memonitoring apakah ada dampak secara langsung ke desa-desa KRB 1 atau tidak. Selain itu kita juga monitoring ke desa yang tidak masuk KRB , kata Bram.

Selain itu, Beberapa warga di desa setempat mengaku, mengalami batuk-batuk setelah desa mereka diselimuti hujan abu vulkanik dari erupsi gunung ibu beberapa pekan lalu.

Hingga masuk tanggap darurat, warga menyampaikan belum ada satupun petugas kesehatan yang dikerahkan ke desa mereka untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin kepada warga.

” Belum ada petugas yang kesini, jadi tong hanya minum obat-obat yang beli di warung saja ,singkat Merlin Bo’oroto, salah satu ibu rumah tangga di Desa Pasalulu.

Sementara, Pos pengamatan gunung api Ibu merekam sampai saat ini gunung ibu masih mengalami kegempaan dangkal yang cukup tinggi dengan indikasi adanya pergerakan magma dari dalam ke permukaan sehingga kemungkinan erupsi berpotensi terus terjadi beberapa hari kedepan.(red)