SOSIAL  

Pasca Banjir, NHM Peduli Percepat Pemulihan Akses Air Bersih di Kao Barat

HALMAHERA UTARA – Setelah pasca banjir pada April lalu, warga Kecamatan Kao Barat mengalami kondisi kesulitan air bersih akibat kerusakan jaringan distribusi Air dari sumber utama di Desa Tolabit.

Kekurangan air bersih telah menjadi persoalan umum di Kacamatan Kao Barat Kabupaten Halmahera Utara.

Kurang lebih tiga pekan terakhir ini empat Desa yakni Desa Tolabit, Beringin Agung, Makarti dan Desa Torawat kini harus menyesuaikan diri tanpa pasokan air bersih disebabkan aliran air terputus.

Kelanjutan hidup dalam aktifitas sehari hari untuk masak, mencuci hingga menjaga kebersihan diri menjadi tantangan tersendiri ditengah keterbatasan yang ada, yang mereka alami saat ini.

Melalui program NHM Peduli, PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) merespons cepat kebutuhan mendesak tersebut.

Bantuan berupa pipa, selang, dan material instalasi lainnya segera dikirimkan untuk menyambung kembali aliran air bersih dari sumber di Desa Tolabit menuju desa-desa terdampak. Sehingga seluruh pekerjaan instalasi selesai dilaksanakan tepat pada 12 Mei 2025.

Warga menyambut selesainya pengerjaan ini dengan antusias, dan turut bergotong royong dalam proses pemasangan.

Bagi masyarakat, kembalinya akses air bersih bukan hanya solusi teknis, tetapi langkah penting dalam menjaga kesehatan, kelayakan hidup, dan aktivitas sehari-hari.

“Setelah 18 hari keran air kami kering, akhirnya air bersih kembali mengalir deras memenuhi kebutuhan dapur kami.
Terima kasih NHM, khususnya Pak Haji Robert, bantuan ini adalah berkah bagi keluarga kami,” ujar seorang ibu rumah tanggah Sarlina di Desa Tolabit.

Rasa haru dan syukur turut dirasakan oleh banyak warga lainnya yang selama ini berharap pada bantuan nyata dan cepat seperti ini.

Kepala Divisi Hubungan Masyarakat, Departemen Kinerja Sosial & Urusan Regional (KS-UR) NHM, Rustam Munawar, menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pihak yang terlibat.

“ Kami bersyukur proses ini berjalan dengan lancar berkat kolaborasi solid antara tim internal KS-UR, dengan lintas departemen NHM, pemerintah kecamatan dan desa, serta partisipasi aktif masyarakat,” ujarnya.

“Semoga akses air ini dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan dan dirawat bersama untuk kepentingan jangka panjang,” tambahnya.

Selain pemulihan jaringan air bersih, NHM juga mendistribusikan air minum kemasan galon ke Puskesmas Toliwang dan rumah-rumah warga yang terdampak guna mendukung kebutuhan air minum bagi pasien dan masyarakat sekitar. (Jefry )