Lepas Peserta Munas GKPMI, Ini Pesan Bupati James

JAILOLO – Bertempat di Geraja GKPMI Paraklotes Desa Akediri, Kecamatan, Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, Jumat (11/3). Bupati Halbar James Uang menghadiri perayaan HUT Gereja Kalvari Pantekosta Missi di Indonesia (GKPMI) Ke-69, sekaligus melepas peserta Musyawarah Nasional (Munas) GKPMI Ke-XIX/Sidang Sinode ke Manado.

Bupati James Uang dalam sambutannya menyampaikan selamat ulang tahun GKPMI yang ke-69 Tahun. “Usia yang ke-69 tahun, ini merupakan usia yang telah dewasa dalam kiprah tugas dalam pelayanan,”katanya.

Lanjut James, di institusi mana saja, baik itu institusi pemerintahan, swasta maupun dalam gereja. Bahwa pergantian melanjutkan dan peralihan pimpinan itu adalah sebuah hal yang biasa dalam berorganisasi.

“Sebetulnya pergantian peralihan pimpinan dalam suatu institusi itu adalah hal biasa terjadi, apalagi dalam berkehidupan bergereja. Ibarat lahan kebun, kita adalah pekerja dan pemiliknya adalah Tuhan. Namun, terkadang pekerja ingin mengatur pemilik lahan sehingga terjadinya kacau di tengah jalan,” tegasnya.

Suami dari Meri Popala ini menambahkan, Mengapa semua ini penting untuk disampaikan, karna ini menjadi sebuah fenomena yang hampir terjadi dalam berorganisasi.

“Kalau kita menyadari sebagai pekerja dan pemilik adalah Tuhan, maka harus taat kepada pemilik lahan, bukan saling rampas sesama pekerja. Saya kira ini harus kita letakkan bersama” Kata James,”ucap, Bupati.

Dia berharap kepada peserta Munas GKPMI/Sidang Sinode, agar gunakan hak pilih dengan berdoa meminta petunjuk kepada tuhan sehingga keputusan pilihan adalah putusan Tuhan yang terbaik.

“Ini sebuah perkumpulan jemaat gereja, sehingga selalu mengedepankan prinsip kasih dan kebersamaan untuk melandasi perjuangan ini. Jadi siapapun yang terpilih menjadi ketua umum sinode pada munas nanti, kedepan akan menjadi mitra strategis pemerintah daerah dan pemerintah pusat,”tandasnya.(J0-1)