JAILOLO – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Halmahera Barat(Halbar) melaksanakan kegiatan Tabligh Akbar Kebangsaan. Kegiatan tersebut dilaksanakan dilokasi Festival Teluk Jailolo(FTJ), desa Guaemaadu, Kecamatan Jailolo. Selasa(28/12/2021).
Turut hadir pada kegiatan itu, Wakil Bupati Halbar Djufri Muhammad, Sultan Jailolo Ahmad Abdullah Syah, Sekda Halbar Drs. M. Syahril Abd. Radjak, M.Si, Danyonif RK 732/Banau Letkol Inf Haryanto Hendrick SE, Wakapolres Halbar Kompol Rachmad D.S S.ip M.si, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Martinus Djawa, Kakan Depag Drs Hasbullah Tahir, Ustad HM Saleh Sakola, S.Ag, Kaban Kesbangpol M.Syarif Ali, Kapolsek Jailolo Ipda Karmawan SH, Plh Danramil Jailolo Peltu Darmawan dan Para tamu undangan.
Kepala Badan(Kaban) Kesbangpol Halbar, M. Syarif Ali menyampaikan, kegiatan pada malam ini merupakan kegiatan yang paling penting buat kita semua, karena kegiatan Tabligh Akbar ini bertepatan dengan malam natal.
Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pembagian 16 paket rebana kepada kelompok Majelis Tahlim yang ada di Halbar dan pada tahun 2022 ( Bulan Ferbuari ), Pemda Halbar melalui Badan Kesbangpol juga akan membagikan 20 ( dua puluh ) paket rebana kepada kelompok majelis taklim yang belum diberikan rebana.
Lafdi sapaan akrabnya M.Syarif menuturkan, selain pembagian rebana, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pembagian bingkisan Natal kepada umat kristiani yang didalamnya adalah Para pembersih jalan.
“Tujuan dari kegiatan Tabligh Akbar Kebangsaan ini, untuk memupuk kesatuan dan persatuan masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat Halmahera Barat,”ujarnya.
“Harapan kami, dengan adanya kegiatan ini dapat merajuk kembali nilai-nilai kebhinekaan yang dimana sudah mulai hilang di kalangan masyarakat. Semoga dengan adanya kegiatan ini, nilai kebhinnekaan akan timbul kembali,”tuturnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Halmahera Barat Djufri Muhamad mengungkapkan. Kegiatan Tabligh Akbar Kabangsaan yang diselenggarakan oleh Kesbangpol Halbar adalah perintah Bupati dan Wakil Bupati Halbar.
Dengan adanya kegiatan Tabligh Akbar saat ini, itu bertanda bahwa sudah tidak ada lagi malam lepas sambut, karena saat ini keuangan daerah belum stabil. Mengingat, ketika Pemda melaksanakan acara malam lepas sambut pada akhir tahun sangat membutuhkan biaya yang besar.
“Harapan saya, agar kita semua selalu menjaga nilai-nilai kebhinnekaan demi tercapainya kerukunan antar umat beragama dan kedamaian di bumi Indonesia khususnya Halmahera Barat,”tandasnya.(J0-1)



















