Ternate, Jurnalone.id – Kepala Badan Penanggulangan Bencan Daerah (BPBD) Kota Ternate, Maluku Utara, Muhammad Arif Gani melakukan pemantau di lokasi tanah longsor di Kecamatan Pulau Hiri, dari bencana yang menimpah pada awal Desember lalu itu mengakibatkan tiga unit rumah warga di daerah itu rusak.
Saat ditemui di lokasi, Afgan disapa Arif Gani, pada Senin (28/12/2020) siang tadi mengatakan, saat ini pihaknya tengah melakukan pembangunan talud di lokasi tanah longsor yang berada di Kelurahan Togolobe, Kecamatan Pulau Hiri, sehingga dengan adanya talud tersebut dapat mengurangi rasa cemas warga setempat.
“Bencana alam itu terjadi pada 7 Desember lalu, sehingga saat ini BPBD fokus untuk membangun talud, agar tidak mengancam ke permukiman warga yang berada di sekitar itu”kata Afgan.
Lanjut dia, selain pembangunan talud. Pihaknya juga akan berkordinasi kepada dinas terkait untuk dapat membantu warga yang rumah mereka rusak untuk bisa diperbaiki kembali dan sebanyak tiga rumah.
Ia mengimbau kepada masyarakat di daerah ini, terutama yang berada di bantaran kali untuk tetap waspada, karena mengingat saat ini Kota Ternate memasuki musim hujan.
Sementara itu, Huda Salah satu warga yang bagunan rumahnya mengalami kerusakan akibat dari bencana tanah longsor itu, berharap kepada Pemkot Ternate untuk dapat memperhatikan mereka di Pulau Hiri, terutama membangun talud sejumlah titik agar mereka tidak lagi ditanda tanah longsor.
Ia mengatakan, kami masih merasa takut dan cemas saat tibanya musim hujan karena kami masih khawatir akan terjadi tanah longsor.
“Kalau Pemkot Ternate sudah bangun talud maka kami tidak lagi merasa cemas dan takut akan adanya bencana tanah longsor, kami juga meminta agar bisa memberikan anggaran agar mereka bisa memperbaiki rumah mereka yang rusak,”ujarnya.(02/cz)



















