JAILOLO – Bupati Halmahera Barat, Provinsi Maluku Utara, James Uang terus berupaya mendorong pembangunan infrastruktur jalan di Halbar. Hal ini dibuktikan setelah Direktur Preservasi Jalan dan Jembatan Wilayah II Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga Kementerian PUPR Thomas Setiabudi Aden berkunjung ke Halbar.
Kunjungan Thomas ke Halbar, tak lain hanya untuk melakukan pertemuan bersama Bupati James Uang.
Pertemuan orang nomor satu di Pemkab Halbar bersama Ditjen Bina Marga Kementerian PUPR ini berlangsung di ruang kerja Bupati, Halmahera Barat. Rabu (9/3/2022).
Kehadiran Ditjen Bina Marga Kementerian PUPR bersama rombongan itu, dengan tujuan untuk mendorong percepatan pembangunan ruas jalan.
Salah satu pembangunan yang dimaksud adalah akses jalan Pelabuhan Kontener di Desa Matui, Kecamatan Jailolo yang sesuai target akan dikerjakan pada tahun ini.
Menurut Thomas, saat ini pihaknya sudah melakukan survei ke Pelabuhan Kontener di Desa Matui dan selanjutnya akan dipelajari.
“Karena kita harus melihat dulu barangkali ada pusat-pusat produksi dan ada pusat distribusi lainnya yang perlu didukung,”kata Thomas saat dikonfirmasi awak media usai pertemuan.
Dia bilang, hak dan kewajiban utama tugas pokok Kementerian PUPR yang pertama adalah menjaga jalan Nasional mulai dari Jailolo sampai pada pertigaan Sidangoli, Jailolo Selatan.
Menurutnya, pemerintah pusat tidak akan tinggal diam jika ada daerah yang membutuhkan infrastruktur jalan baik itu jalan kabupaten maupun jalan provinsi
Apalagi sudah ada revisi undang-undang nomor 2 tahun 2020. Revisinya undang-undang jalan pastinya kita lebih fleksibel kalau ada kebutuhan-kebutuhan dari daerah.
“Karena pak Bupati sudah menyampaikan aspirasinya, maka kita akan coba tindaklanjuti, karena pemerintah itu tidak akan saling lempar dan ini upaya Bupati, untuk itu nanti kita coba selesaikan sama-sama,” jelasnya
“ Hari ini saya akan melihat dulu hasil kunjungan saya, kemudian nanti akan ditindaklanjuti oleh kepala dinas dan balai dan hasilnya akan dibawah ke Jakarta,”tuturnya.
Soal pembangunan infrastruktur jalan di Halmahera Barat, kata Thomas, tentu pihaknya akan mengupayakan sesuai dengan kemampuannya. Menurutnya, infrastruktur tidak hanya diupayakan di Halmahera Barat, namun Maluku Utara pada umumnya.
“Jadi peninjauan kita pada hari ini yang pertama adalah jalan nasional harus bagus, kemudian yang kedua adalah akses dari pusat produksi ke pusat distribusi adalah yang menjadi tujuan utama kita, sebab pusat produksi ke pusat distribusi nanti ujungnya untuk kesejahteraan rakyat Halmahera Barat,” tandasnya.(J-1)



















