Hama Sexava Rugikan Petani Kelapa di Halmahera Timur

Haltim, Jurnalone.id – Masyarakat Kecamatan Maba Selatan, Kabupaten Halmahera Timur, Maluku Utara, keluhkan penyebaran serangan hama sexava yang menyerang hasil pertanian mereka.

Hama-hama itu menyerang taman pohon kelapa, akibatnya sejumlah petani terancam gagal panen. Dengan adanya sedangan hama ini, petani hanya bisa panen mencapai 40% pada saja pada musim panen.

Bupati Ubaid Yakub, bersama Kepala Dinas Pertanian Din Adjision, didampingi Sriningsi sebagai Koordinator LUPH BBPPTP Ambon, serta sejumlah petani, meninjau titik lokasi serangan hama sexava pada tanaman pohon kelapa di Kecmatan Maba Selatan, Kabupaten Halmahera Timur, Jumaat, 21/01/2022.

Dikesempatan itu Faruk, salah satu petani kelapa asal Desa Bicoli menyampaikan keluh kesah yang dirasakan oleh warga petani kelapa, akibat dari serangan hama sexava pada pohon kelapa milik warga setempat, hingga berdampak pada perekonomian warga, karena hasil panen yang menurun hingga mencapai 40% dari sebelumnya.

Sementara Bupati Kabupaten Halmahera Timur, Drs. Hi. Ubaid Yakub mengatakan, “Begitu saya menerima laporan dari kepala dinas Pertanian atas keluhan masyarakat terhada penyebaran serangan hama sexava di wilayah Maba Selatan, saya menugaskan kepada beliau (kadis pertanian) agar segera kita melakukan peninjauan, dan hari ini juga kita didampingi langsung oleh Koordinator LUPH BBPPTP Ambon untuk melakukan peninjauan,” ungkap Bupati.

Lanjut Ubaid, “Hari ini adalah upaya responsif pelayanan pemerintah terhadap laporan masyarakat, soal penanganan lebih lanjut pertama kita mengidentifikasi melakukan pemetaan terhadap luasan dan tingkat keparahan agar penanganan kita tepat sasaran dan fokus, adapun penanganannya itu nanti dikembalikan ke dinas teknis.

Orang nomor satu di Halmahera Timur itu juga menambahkan ” yang pasti apa yang disampaikan oleh masyarakat kita sebagai pelayanan dan pemerintah harus segera kita respon, apa lagi ini menyangkut hajat hidup dan saat ini masyarakat banyak menggantungkan harapan kepada pertanian. Maka dari itu ini adalah tanggung jawab moril yang harus kita lakukan, karena itu saya minta kepada dinas tekni untuk melakukan langkah – langkah yang tepat dan fokus dalam penanganan penyebaran serangan Hama tersebut, ” ucapnya. (02/SMG)