Halbar, Jurnalone.id – Dinas Pertanian Orovinsi Maluku Utara fokus melakukan pengembangan untuk pembinaan kepada para petani salah satunya petani kelapa di empat kecamatan di Kabupaten Halmahera Barat.
Tim yang terdiri dari dinas pertanian Provinsi, Dinas Pertanian Kabupaten Halmahera Barat, dan juga sejumlah penyuluh, malam tadi sekitar pukul 19:00 Wit. melakukan pertemuan di lapangan FTJ Kota Jailolo tujuanya untuk memantapkan pendampingan ke kelompok tani (poktan), gabungan kelompok tani (gapoktan), dan gapoktan bersama.
Tim nanti rencananyan akan bergerak ke empat kecamatan seperti, Kecamatan Sahu, Kecamatan Sahu Timur, Kecamatan Jailolo, dan Kecamatan Jailolo Selatan.
kepala Dinas Pertanian Maluku Utara, M. Rizal Ismail mengatakan, kelompok tani sudah dibentuk, sebanyak 86 Desa di 8 kecamatan dengan jumlah sebanyak 103 poktan, 26 Gapoktan dan 8 Gapoktan bersama.
“Tiga Tim yang sudah dibagi ini akan melakukan percepatan pengelolaan produk turunan kelapa, dan percepatan kurs atau kredit usaha rakyat, sebagai wujud keperdulian kepada kelompok tani kelapa untuk meningkatkan kesejahteraan,” Rizal.
Untuk di ketahui bahwa Inovasi PARAPARA EMAS adalah percepatan peningkatan diversifikasi, mutu, nilai tambah, dan daya saing produk turunan kelapa di Maluku Utara.
Rendahnya kelapa ini dipengaruhi oleh dua masalah utama yaitu pertama, belum diolahnya produk turunan kelapa lainnya seperti sabut, tempurung dan air kelapa, harga kelapa yang tidak stabil, sehingga petani hanya menjadi penerima harga, bukan penentu harga.(red)



















