Ternate, Jurnalone.id – Kantor Kesyahbandaraan dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Ternate, Provinsi Maluku Utara, bakal menata kembali calon penumpang motor kayu untuk pelayan rute Kota Ternate tujuan Kota Tidore Kepulauan atau sebaliknya.
“Kami tertibkan para motoris untuk membatasi penumpang motor kayu yang berlayar Kota Ternate tujuan Kota Tidore Kepulauan, langkah ini demi keselamatan penumpang yang hendak menggunakan jasa transportasi laut itu,”Kepala Seksi Hukum dan Sertifikat Kapal KSOP Kelas II Ternate, Eddy Mashudi kepada awak media di Pelabuhan Bastiong Ternate, Kamis (04/02/2021).
Menurut dia, selama ini para motoris yang melayani masyarakat di Kota Ternate dan Kota Tidore Kepulauan yang menggunakan jasa motor kayu itu, dinilai membahayakan jiwa, sebab selain memuat kendaraan roda dua juga mengizinkan penumpang yang duduk di atas dek motor. Sehingga dianggap rawan terjadi kecelakaan laut karena tidak memiliki keseimbangan.
Padahal, kata Eddy, seharusnya para motoris mengingatkan penumpang untuk tidak duduk di atas dek, tujuannya adalah untuk menjamin keselamatan selama pelayaran berlangsung. Mengingat di perairan kedua pulau ini sering kali terjadi cuaca buruk, sehingga dikhawatirkan akan terjadi kecelakaan laut.
“Kami menggelar pertemuan dengan pemilik motor kayu untuk membahas masalah ini, karena kami ajukan sejumlah poin di antaranya adalah bagi penumpang yang hendak berangkat tujuan Kota Ternate ke Kota Tidore Kepulauan atau sebaliknya, maka penumpang diarahkan naik menggunakan jasa speedboat sementara kendaraan roda dua mereka melalui jasa transportasi motor kayu,”katanya.
Ia menambahkan, dengan adanya solusi ini diharapkan semua pihak dapat mendukung, demi keselamatan bagi penumpang saat berlayar, karena misalkan langkah ini tidak lakukan maka jika ada terjadi kecelakaan laut, semua akan disalahkan ke pihak KSOP.(02/cz)



















