Buchari Jufri : Diklat Bendahara Bantu Tingkatkan Profesionalisme Pengelolaan Keuangan Sekolah

TERNATE — Kegiatan Diklat Peningkatan Kompetensi Bendahara Satuan Pendidikan se-Provinsi Maluku Utara Tahun 2026, berlangsung di Muara Hotel Terbate, Jumat (16/10/2026), mendapat respons positif dari para peserta.

Kegiatan ini dinilai membantu meningkatkan pemahaman, keterampilan, dan profesionalisme bendahara sekolah, khususnya dalam mengelola keuangan secara tertib, transparan, akuntabel, serta sesuai ketentuan yang berlaku.

Salah satu peserta, Bendahara SMA 10 Halmahera Selatan Buchari Jufri, menyampaikan bahwa diklat tersebut memberikan manfaat besar bagi bendahara satuan pendidikan, terutama bagi mereka yang baru menjalankan tugas sebagai bendahara setelah sebelumnya berprofesi sebagai guru.

Menurut Buchari, materi yang diberikan dalam kegiatan tersebut sangat relevan dengan kebutuhan bendahara sekolah dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab pengelolaan keuangan.

Ia menjelaskan, materi diklat mencakup sistem perencanaan dan pengelolaan keuangan satuan pendidikan, tata cara pembayaran pajak, serta langkah-langkah untuk menghindari kesalahan pembayaran dalam proses pengadaan barang dan pengelolaan dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP).

“Sebagai bendahara, kegiatan ini sangat membantu kami, terutama bendahara yang baru diangkat dan sebelumnya berprofesi sebagai guru. Dengan adanya kegiatan ini, kami merasa terbantu karena mendapatkan bimbingan dan arahan yang bisa diterapkan dalam pekerjaan sehari-hari,” ungkap Buchari.

Ia menilai, pemahaman yang diperoleh melalui diklat tersebut dapat membantu bendahara menjalankan tugas secara lebih efektif, sekaligus meminimalkan kesalahan dalam proses administrasi maupun pertanggungjawaban keuangan sekolah.

Menurutnya, pengelolaan keuangan satuan pendidikan membutuhkan ketelitian dan pemahaman terhadap aturan. Karena itu, peningkatan kapasitas bendahara menjadi hal penting agar setiap penggunaan anggaran dapat dipertanggungjawabkan sesuai ketentuan.

Buchari juga memberikan penilaian positif terhadap langkah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Utara yang menyelenggarakan kegiatan peningkatan kompetensi tersebut.

Ia berpandangan, pelaksanaan diklat ini menunjukkan adanya perhatian dari dinas terhadap kualitas sumber daya manusia yang bertugas mengelola keuangan di lingkungan satuan pendidikan.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat pemahaman bendahara sekolah terhadap tata kelola keuangan, terutama menyikapi masih adanya temuan dalam pengelolaan dana sekolah yang berkaitan dengan kurangnya pemahaman terhadap prosedur dan aturan.

“Bagi kami, kegiatan ini merupakan hal yang positif. Kami melihat dinas memiliki perhatian terhadap peningkatan kualitas bendahara yang ada di sekolah, sehingga kegiatan seperti ini dilaksanakan untuk meningkatkan mutu dan pemahaman kami dalam mengelola keuangan,” ujarnya.

Dirinya berharap, materi dan arahan yang diperoleh selama diklat tidak hanya menjadi pengetahuan bagi peserta, tetapi juga dapat diterapkan secara konsisten dalam pelaksanaan tugas di sekolah masing-masing.

Dengan demikian, bendahara satuan pendidikan diharapkan semakin profesional dalam menjalankan administrasi keuangan, melakukan pembayaran pajak, mengelola dana BOSP, serta menyusun laporan pertanggungjawaban secara benar dan sesuai ketentuan.

Buchari menilai, peningkatan kompetensi bendahara perlu terus dilakukan agar pengelolaan keuangan sekolah semakin baik dan mampu mendukung penyelenggaraan pendidikan yang berkualitas di Provinsi Maluku Utara.

“Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh bendahara satuan pendidikan dapat meningkatkan kemampuan, memperkuat pemahaman terhadap regulasi, serta menjalankan tanggung jawab pengelolaan anggaran secara transparan, akuntabel, tepat sasaran, dan taat aturan,” ujarnya. (Barak)