Ternate, Jurnalone.id – Edi Mangun, Area Manager Communication Relation and CSR Pertamina Patra Niaga Sub Holding Commercial and Trading Regional Papua Maluku, sapa jurnalis Maluku Utara, bertempat di Resto SS kelurahan Mangga Dua, Ternate Selatan, Selasa (15/02/2022).
Dihadapan para jurnalis, Edi Mangun menyampakan kehadiran dirinya hanya untuk bertemu dan silaturahmi dengan teman-teman jurnalis. Edi merasa dengan silaturahmi akan merasa lebih dekat pihak pertamina dan masyarakat.
” Jadi saya datang ke Ternate hanya ingin bertemu dengan teman-teman agar kita bisa ngobrol dari hati ke hati,” kata Edi.
Kata Edi, silaturahmi ini penting bagi dirinya dan untuk Pertamina, karena pertamina adalah perusahan negara yang menjual produk sehingga penting untuk menyapa teman-teman jurnalis. Melalui teman-teman jurnalis semua tujuan pertamina bisa tersampaikan kepada masyarakat.
” Siapa lagi mitra kita yang kita harap, kita ini kan jual produk terlepas dari tugas BUMN, yang kemudian mengkomunikasikan produk kami kepada masyarakat, mengedukasi masyarakat itu semua teman-teman media,” ungkap Edi.
Dikesempatan itu juga Edi Mangun menyampikan bahwa, pada tahun 2021 pertamina melakukan perubahan orgenesasi, dan sebelumnya kita Pertamina MOR 8 kini menjadi anak perusahan, Pertamina Patra Niaga.
” Tahun kemarin kita sudah perubahan organesasi, dulunya persero, sejak September status kita sudah menjadi anak perusahan yang dinamakan Pertamina Patra Niaga, jadi jang kita salah menyebut,” ungkapnya.
Ia berharap meski telah menjadi anak perusahan, namun kerja-kerja di Patra Niaga tentu diharapkan tetap sama, semoga tidak ada perubahan, apa yang sudah ada semoga kita tetap pertahakan dan kita harapkan lebih baik lagi kedepanya.
” Kita harapkan satu tahun atau dua tahun ini Patra Niaga bisa beradaptasi dengan kebiasan-kebiasan persero dulu dan memang kami sedang melakukan itu,” ucapnya.
Lanjut Edi, kalau tidak salah Agustus tahun ini Papua itu akan ada beberapa daerah tambahan. Dari itu kita khawater akan pelayan pertamina terpisa antara Papua dan Maluku berdiri sendiri kemudian Maluku Utara. Kita harapakan semoga tidak terjadi agar kita selalu bersama-sama.
” Papua dan Papua Barat kalau tidak salah Agustus ini ada pemekaran, di Papua itu akan ada Papua Selatan, Papua Tengah, Papua Pegunungan Tengah. Kemudian di Papua Barat ada Papua Barat Daya sehingga bisa jadi 6 atau 7 daerah. Saya khawatir akan terpisa, antara Papua dan Maluku berdiri sendiri, dan Maluku Utara Ikut Maluku, saya berharap tidak terpisa, sehingga kita tetap bersama-sama, tujuan kita adalah memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat, ” harapnya.(red/SMG)

















