HALMAHERA TENGAH – Guna menjawab pelayan masyarakat,Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah menargetkan penyelesaian proyek normalisasi Sungai Kobe serta revitalisasi infrastruktur pendukung dapat rampung pada akhir tahun 2025. Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Halteng dalam keterangannya kepada media.
Menurut Kadis PU, seluruh proses asistensi teknis dan persetujuan dari Kementerian Pekerjaan Umum telah tuntas dan tidak mengalami hambatan berarti. Pekerjaan normalisasi Sungai Kobe akan dikerjakan oleh PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) dalam waktu dekat.
Sementara itu, Wakil Bupati Ahlan Jumadil menambahkan bahwa pemda berharap proyek ini dapat mengurai kemacetan, menciptakan kenyamanan bagi pengguna jalan, dan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan, terutama di jalan dan saluran air.
Bupati Halmahera Tengah, Ikram Malan Sangaji, juga telah melakukan pertemuan dengan para pemilik lahan untuk memastikan kelancaran proses pembebasan lahan sebagai syarat awal dimulainya revitalisasi sungai tersebut.
“Kami ingin kawasan ini tidak hanya lancar dari sisi lalu lintas, tetapi juga bersih dan nyaman bagi masyarakat,” ujar Bupati.
Pemerintah daerah juga menyampaikan apresiasi kepada PT IWIP dan Kementerian PU atas dukungan teknis dan persetujuan pengerjaan proyek ini. Pemda berharap kolaborasi ini dapat terus berlanjut, termasuk dalam penanganan jalan Tabalik, yang menjadi salah satu prioritas infrastruktur daerah.
Sejauh ini, kerja sama Pemda dengan PT IWIP telah menghasilkan pengaspalan jalan dan pembangunan drainase di Desa Lelilef dan Waebulen.
Diketahui, proses pembebasan lahan telah dimulai sejak masa kepemimpinan Sekda Halteng sebagai Penjabat Bupati, menggantikan Ikram Malan Sangaji saat ia mencalonkan diri kembali sebagai Bupati bersama Ahlan Jumadil sebagai Wakil Bupati.(red/rls)














