HALMAHERA TENGAH – Bupati Kabupaten Halmahera Tengah Ikram Malan Sangadji (IMS) didampingi Wakil Bupati Ahlan Djumadil, Ketua DPRD serta Forkompimda Halmahera Tengah membuka Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits (STQH) Ke-XI 2025.
Pembukaan STQH tingkat Kabupaten Halmahera Tengah itu ditandai dengan menekan tombol serine oleh Bupati. STQH dipusatkan di Lapangan Desa Tapaleo Batu Dua, Kecamatan Patani Utara ini diikuti sebanyak 130 kafilah dari 10 Kecamatan.
Dikesempatan itu, Bupati Ikram menyampaikan, dengan pelaksanaan kegiatan Islam tentunya akan membuka cakrawala kita, untuk memahami bahwa apa yang nampak belum tentu ada di dalam diri kita.
Untuk itu, bupati mengajak kita semua untuk memahami diri kita, karena kita sebagai umat manusia kita berjalan di atas bumi tidak sendiri. Ada berbagai kelompok suku, ras, agama, dan tentunya ideologi yang berbeda.

Dalam berbagai kegiatan Islam tidak akan terlepas dari kegiatan pembangunan sosial, kemasyarakatan, pembangunan, kehidupan manusia berpandangan agama.
“Tentunya cara-cara cerdas kita malam hari ini kita saksikan bersama dimana dilaksanakan STQH tingkat Kabupaten Halmahera Tengah yang Ke-XI 2025, ini menjadi cikal bakal kita untuk mendapatkan generasi kita akan kita dorong ke tingkat provinsi dan akhirnya pada tingkat nasional,” kata Bupati, Senin (28/4/2025).
Orang nomor satu di Halmahera Tengah itu mengajak seluruh peserta dan masyarakat bahwa, STQH ini juga menjadi landasan kita memacu diri, dengan harapan kita bersama-sama mengsukseskan MTQ pada tahun 2026.
“Kami tidak berharap banyak karena seleksi STQH menjadi acuan kita untuk masuk pada MTQ, yang kita gunakan adalah bukan hanya target tetapi pertama adalah pemahaman kita bersama bahwa STQ, MTQ, dan hari-hari besar Islam adalah manivestasi dari apa yang tertuang dalam Alquran dan hadis,” ujarnya.
Pada acara pembukaan STQH Ke-XI Bupati Ikram Malan Sangadji (IMS) juga melantik para dewan juri, dan berharap dapat memberikan penilaian yang baik dan adil kepada para peserta lomba.(red/SMG)














