TERNATE – Guna memberikan kemudahan bagi masyarakat yang hendak kembali ke kampung halaman untuk berlebaran dengan keluarga pada hari raya idul fitri 1446 hijriah, Pemerintah Daerah Provinsi Maluku Utara, melalui Dinas Perhubungan Provinsi Maluku Utara, memberikan diskon tiket 50 persen kepada setiap calon penumpang.
Pemberian diskon tiket itu ditandai dengan penyerahan secara simbolis tiket kepada calon penumpang yang berlangsung di ruang tunggu pelabuhan Ahmad Yani Ternate, pada Rabu (19/3/2025) sore.
Wakil gubernur yang didampingi Sekretaris Daerah Samsuddin Abdulkadir dan Kepala Dinas Perhubungan Maluku Utara Salmin Janidi, kemudian melepas sebanyak 400 calon penumpang tujuan Ternate-Sanana Kepulauan Sula dan Ternate- Kabupaten Taliabu,dengan kapal Alsudais 21 yang melayani rute antara pulau di wilayah Maluku Utara itu.
Ratusan calon penumpang langsung berebut keluar dari ruang tunggu sehingga terjadi kepadatan dipintu keluar. Selanjutnya mereka langsung menaiki kapal setelah memperoleh tiket untuk melangsungkan peyaran mereka dengan dikon tiket 50 persen dari pemerintah Provinsi Maluku Utara tersebut.
Rezah, salah satu calon penumpang tujuan sanana, Kabupaten Kepulauan Sula ini mengaku senang lantara sangat terbantu dengan adanya program pemerintah daerah dalam memberikan dikon 50 persen tiket yang ia peroleh.
Bahkan kata Rezah, mudik tahun ini sangat beruntung dengan diskon tiket yang tentu berbeda dengan tahun sebelumnya yang sangat kesulitan lantaran selain harga tiket yang mahal juga kesulitan memperoleh tiket mudik sehingga mudik di tahun ini benar-benar menyenangkan.
“Sangat berterimakasih kepada Gubernur dan Wakil Gubernur, harapnya kedepan program seperti ini terus berlanjut agar kita sebagai masyarakat tidak terlalu terbebani untuk mudik. Ini tidak seperti keman-keman tiketnya naik sehingga dengan adanya tiket bersubsidi ini kita tidak terlalu terbebani,” ucapnya.
Hal senada juga disampikan oleh Herliyana, dirinya mengaku bahwa bersama keluarga mendapatkan tiket bersubsidi yang benar-benar terbantu untuk kembali ke kampung halaman untuk bertemu keluarga.
“Saya mau berangkat ke Pulau Sanana, kita berlima mau pulang kampung ketemu dengan orang tua dan kita dapat potongan tiket awalnya Rp370 000 kita dapat potong 100 lebih sehingga jadi Rp270 000 saja. Senag, alahmdulillah bisa berangkat,” ujarnya.
Sementara itu Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, menyampikan bahwa langkah pemerintah daerah dalam program mudik bersubsidi ini diperuntukan bangi masyarakat Maluku Utara yang hendak kembali ke kampung halaman masing antara pulau di wilayah Maluku Utara.
Selain itu dengan subsidi tiket ini juga semata-mata untuk memberikan kemudan agar masyarakat merasa nyaman karena mereka bisa memperoleh tiket yang lebih murah.
“Tadi yang menggunakan kapal Alsudais 400 lebih penumpang, harapanya masyarakat merasa nyaman, punya keingian untuk Kembali ke kampung halaman bisa tersampaikan, fasilitas yang terbatas bisa pemerintah bantu dan mereka harus merasan nyaman sampai ketampat tujuan mereka,” harapnya.
Diketahui mudik bersubsidi dari pemerintah daerah merupakan program 100 hari kerja Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Laos dan Wakil Gubernur Sarbin Sehe, guna mewujudkan harapan masyartakat Maluku Utara.(udy/SMG)














