HALBAR –Tim gabungan dari Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Jailolo, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan Polairud, bersama Pers Halmahera Barat, melakukan pencarian terhadap korban kecelakaan Speed Boat RIB 04 di perairan Gita, Kecamatan Oba, Kota Tidore Kepulauan, Minggu 2 Februari 2025.
Kecelakaan Speed Boat milik Basarnas tersebut menewaskan tiga orang, sedangkan satu masih di nyatakan hilang. Korban hilang tersebut, merupakan wartawan Metro TV, Sahril Helmi.
Amatan media ini, sebelum melakukan operasi pencarian korban, tim ini telah melaksanakan apel bersama yang dipimpin langsung oleh Kepala UPP Kelas III Jailolo, Rosihan Gamtjim.

Setelah itu, Tim gabungan tersebut berangkat dari pelabuhan Jailolo pukul 08.00.WIT dan menyusuri pesisir Jailolo Selatan hingga masuk di perairan Kota Tidore Kepulauan.
Kepala UPP Kelas III Jailolo, Rosihan Gamtjim mengatakan, jumlah personel yang tergabung dalam operasi tersebut berjumlah 11 orang.
“Personil dari UPP empat orang, BPBD dua orang, Polairud dua orang dan wartawan empat orang. Jadi, jumlah personel 11 orang yang melakukan operasi hari ini,” Kata, Rosihan.
Dalam pengarahan tersebut, I
Rosihan juga mengimbau kepada tim agar selalu menjaga keselamatan dalam melakukan operasi pencarian korban.

“Dalam operasi ini, kita harus utamakan keselamatan terlebih dulu sebelum pergi mencari korban, jadi kita pastikan seluruh personel maupun armada kapal dalam kondisi aman baru bisa beroperasi,”ujarnya.
Dirinya berharap, upaya pencarian korban speedboat RIB 04 itu dapat ditemukan secepat mungkin.”Ini sudah memasuki hari ke 4 pencarian. Semoga dengan operasi hari ini, korban (Sahril Helmi) dapat segera ditemukan,”harapnya.
Sementara Marnit Polairud Halmahera Barat, Bripka Ansar Abdullah menambahkan, tim gabungan melakukan penyisiran di perairan Halmahera Barat hingga ke perairan Tidore Kepulauan.
Namun, kata dia, untuk upaya pencarian yang dilakukan tim gabungan belum berhasil menemukan korban. Meski begitu, tim gabungan tak berhenti sampai disini.
“Operasi kali ini kami belum menemukan korban atas nama Sahril Helmi, tetapi kami akan terus berupaya hingga korban dapat ditemukan,” tandasnya.(red)



















