Ini Alasan Gubernur Maluku Utara Beri Apresiasi Kepada Petugas Haji

TERNATE – Penjabat (Pj) Gubernur Maluku Utara, Drs. Samsuddin A. Kadir menyampaikan ucapan terimakasih kepada panitia dan petugas haji telah memberikan pelayanan yang baik kepada seluruh jemaah haji Maluku Utara selama melangsungkan proses ibadah haji hingga kembali ke tanah air dengan selamat.

Ungkapan tersebut disampaikan Gubernur saat menyambut langsung kedatangan jemaah haji asal Halmahera Selatan di Asrama Haji Transit di Ternate, Kamis (4/7/2014).

Menurutnya, sesuai tegline pada tahun ini adalah “ramah lansia”, tentu saja kita mengetahui konsekwensi ramah lansia ini bahwa kita memberangkatkan jemaah haji sudah berusia lanjut, orang berusia lanjut tentu beresiko kesehatan fisik yang harus kita lihat.

Sehingga kondisi itu pemerintah harus benar-benar melakukan penekanan kepada upaya-upaya mengantisipasi resiko, baik kesehatan mapun kekuatan fisik salah satu diantaranya dengan menarik keluarga anak atau menantu yang masih ada diluar antrian untuk masuk kedalam menjadi pendamping itu salah satu langkah.

Selain itu kata Gubernur, memaksimalkan panitia dan petugas haji untuk bekerja lebih ekstra keras dan itu saya lihat betul-betul telah dilakukan oleh panitia maupun petugas haji ketika memdampingi para jemaah haji.

“Luar biasa petugas haji sampai harus ada yang membokong, ada juga menunda, dan lain sebagainya kepada para jemaah haji yang lansia ada yang mengalami kesakitan. Dengan begitu saya memgapresiasi semua upaya yang dilakukan dengan tegline “ramah lansia”, itu betul- betul kita bisa lakukan dengan baik,” ungkap Gubernur.

Upaya dan kerja maksimal para panitia dan petugas haji sudah menjadi komitmen bersama untuk memberikan palayanan kepada masyarakat khususnya pada penanganan terhadap jemaah haji sehingga berjalan dengan baik sejak keberangkatan hinga kembali ke daerah masing-masing.

“alhamdulillah itu menjadi komitemen bersama baik jemaah yang masih muda, para petugas haji, ketua rombongan, ketua regu dan semua struktur penyelenggara ibadah haji itu sangat baik dan kami mengapresiasi itu,” ungkapnya.

Bahkan kata Gubernur, kondisi cuaca pada musim haji tahun 2024 ini cukup menguras tenaga dari para jemaah haji apalagi para usia lantut karena faktor cuaca panis. Namun dengan keiklasan bekerja sebagai petugas haji maka semuanya dapat terlaksana seauai harapan kita.

“Karena kita terbukti bahwa dengan kondisi panas sampai 48 drajat itu banyak menyebabkan gangguan kesehatan para jemaah dan banyak dirawat di hotel mapun di rumah sakit tapi alhamdulillah tentu saja dengan semangat upaya-upaya yang intens dari para petugas jemaah itu sendiri maka banyak yang bisa sembuh dan bisa kembali ke tanah air, ini sesuatu yang sangat baik tentu diapresiasi kepada semuanya,” jelasnya.(rls/SMG)