HALMAHERA BARAT – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Republik Indonesia Letnan Jenderal Suharyanto meninjau lokasi pengungsi erupsi Gunung Api Ibu di Desa Gam Ici, Kabupaten Halmahera Barat, Provinsi Maluku Utara, Kamis (30/05/2024).
Dalam kunjungannya Kepala BNPB didampingi oleh Kepala Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Hendra Gunawan, Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Barat, James Uang- Djufri Muhamad, Dandim 1501 Ternate Kolonel Arm Adietya Yuni Nurtono, dan Kapolres Halmahera Barat.
Melihat kondisi pengungsi yang berada di tenda pengungsian, Kepala BNPB menyampaikan rasa prihatinnya atas peristiwa yang menimpa warga terdampak atas bencana erupsi Gunung Api Ibu.
Jenderal bintang tiga itu juga mengatakan bahwa kehadirannya dirinya merupakan perintah langsung dari Presiden Joko Widodo untuk memastikan penanganan pengungsi berjalan baik selama masa tanggab darurat bencana erupsi Gunung Api Ibu.
“Hari ini saya diutus Bpak Presiden Secaralangsung untuk melihat kondisi pengungsi, warga Kabupaten Halmahera Barat, yang hari ini harus mengungsi karena erupsi Gunung Ibu. Kami hadiruntuk memastikan karena sudah 3 minggu lebih tinggal di pengungsian,” ungkap Letnan Jenderal Suharyanto, Kepala BNPB RI itu.
Dihadapan ribuan para pengungsi itu, Letnan Jenderal Suharyanto berharap kepada masyarakat pengungsi bencana erupsi Gunung Api Ibu untuk bersabar agar tidak terburu-buru kembali ke rumah masing-masing. Warga baru bisa kembali kerumah jika status Gunung Api Ibu sudah kebali normal.
Dia memastikan, masyarakat selama berada di tempat pengungsian, dirinya berharap Pemerintah Daerah Halmahera Barat, melalui BPBD, TNI-Polri dan intasi terkait akan terus memberikan penagan secara baik kepada masyarakat.
“Melihat perkembangan yang disampaikan Bak Hendra, gunung ini sudah relative lebih baik dibandingkan erupsi pada awal Mei, memang 4 hari lalu naik lagi, tapi erupsi 4 hari lalu itu tidak setinggi daripada yang pertama erupsi jadi sudah ada penurunan kemarin siang naik sedikit, makanya kami bersepakat belum bisa menurunkan status Gunung Ibu ini kita lihat 1 minggu kedepan nanti PVMBG menyatakan sudah menurun, bisa kembali normal, dan statusnya diturunkan ke level III maka pengungsi baru bisa kembali ke tempatnya masing-masing,” ujarnya.(red/SMG)














