Warga Blokade SPBU, Aktifitas Pengisian BBM di Ternate Terganggu

TERNATE – Puluhan Warga Kelurahan Kampung Makasar Timur, Kota Ternate, mendatangi Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di keluaran setempat, mereka menghentikan aktifitas pengisian BBM kepada penggendara, Senin (27/06/22).

Selain menghentikan pelayanan pengisian BBM, warga juga memblokade akses masuk ke SPBU dengan menmbentangkan spanduk bertuliskan ” torang anak kampung tolak SPBU ini” sehingga aktifitas pelayan pengisian BBM benar- benar terganggu selama 3 jam.

Karena pelayan terhanti, Kapolse Ternate Utara, Iptu Syamsul Bachri bersama anggotanya langsung bergerak cepat mengataggi lokasi kejadian.

Setibanyanya dilokasi Kapolsek langsung mememrintahkan anggotanya untuk membuka blokade yang terpasang didepan pintu masuk SPBU oleh warga. Sempat terjadi adu mulut dengan warga saat akan membuka blokade.

Aksi warga ini menurut Kapolsek, bermula dari adanya aksi penganiyaan dari warga terhadap seorang petugas operator SPBU pada Sabtu (18/6) pekan lalu, dan saat ini telah ditanggani pihak Polsek Ternate Utara.

” Aksi ini dipicu karena ditahannya dua orang warga yang melakukan aksi penganiyaan kini keduanya sudah menjalani proses pemeriksaan di Polsek. Mereka menilai masalah ini tidak akan ada ruang penyelesaian sehingga memicu reaksi warga setempat dan melakukan aksi blokade,” ungkap Kapolsek.

Aksi blokase berhasil dibuka oleh pihak kepolisian setelah adanya kesepakatan bersama dengan warga. Dikatakan Kapolsek, dimana lokasi SPBU merupakan objek vital sehingga harus dibuka. Aktifitas pengisian BBM kembali normal.

” Karena SPBU ini merupakan objek vital sehinggal harus dibuka, barang siapa yang menghalangi akan dilakukan prosea hukum. Saat ini pemerintah kota Ternate telah membentuk tim satgas terdiri dari TNI-Polri dan Satpol PP untuk mengawasi aktifitas pelayan di semua SPBU di kota Ternate,” jelasnya.(red/SMG)