Ternate, Beritasatu.com – Kantor Pencarian dan Pertolongan Ternate, Provinsi Maluku Utara, melakukan pencarian terhadap Kapal nelayan KM Imanuel yang mengalami mati mesin di perairan Pulau Batan Dua, Kota Ternate, Minggu (16/01/2022).
Muhammad Arafah, Kepala Kantor Basarnas Ternate membenarkan, setelah Basarnas menerima laporan dari warga langsung berkoordinasi dengan Lanal Ternate dan Polairud Polda Malut untuk melakukan operasi sar.
” Tepatnya pada Pukul 13.10 WIT, Tim Sar gabungan diberangkatkan menuju LKP dengan menggunakan Kapal KN SAR 237 Pandudewanata,” ungkap Kepala Basarnas Ternate Muhamad Arafah.
Lanjutnya, kapal KM Imanuel dengan bobit 24 GT yang dinakodai Nur K. Labao itu membawa 9 ABK dan bertolak dari pelabuhan lata-lata, Kabupaten Halmahera Selatan, berlayar menuju ke Pulau Tifure, Kecamatan Batang Dua, kota Ternate.
Namun setelah beberapa jam berlayar, KM Imanuel mengalami mati mesin dan terombang-ambing di Perairan Batang Dua sehingga membutuhkan bantuan dari Sar Ternate.
” Unsur yang terlubat dalam tim Sar yakni, Basarnas Ternate 14 personil, Polairud Polda Malut 1 orang, Pangkalan Angkatan Laut Ternate 2 orang,” ucapnya.
Hal serupa juga dilakukan unit Sar Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara, tengah melakukan pencarian terhadap sebuah kapal kayu dengan membawa sebanyak 18 orang penumpang hilang arah di perairan Selatan Pulau Mangoli, Kabupaten Kepulauan Sula.
Diketahui pada pukul 15.30 WIT kapal tersebut bertolak dari pelabuhan Sanana, menuju Desa Paslal Pulau Mangoli, tiba-tiba hilang arah karena dihantam cuaca buruk, sehingga tim sar langaung melakukan proses pencarian.(02/SMG)



















