Ternate, Jurnalone.id – Sebanyak 13 armada kapal feri yang disiapkan oleh pihak PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Ternate, untuk melayani masyarakat yang hendak melakukan mudik menggunakan kapal feri selama libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022.
Hal tersebut disampaikan Manager Operasional PT ASDP Ternate, Zainal Abidin saat dikonfirmasi, Kamis (23/12), kata Zainal, secara keseluruhan kapal yang ada di Maluku Utara sebanyak 11 unit, namun ada tambahan dua unit dari LP, sehingga total menjadi 13 unit armada kapal.
Ia menjelaskan, dari 13 armada kapal tersebut, tujuh armada diantaranya disiagakan di Pelabuhan Feri Bastiong, yang akan melayani rute, Ternate – Sidangoli, Ternate – Kota Sofifi, Ternate – Rum serta Ternate tujuan Bitung, Sulawesi Utara.
Sedangkan, kata dia, untuk tiga kapal feri siapkan melayani antar – pulau di Kabupaten Halmahera Selatan, sementara dua unit disiagakan di Kabupaten Halmahera Utara yang akan melayani rute sejumlah pulau maupun ke Kabupaten Pulau Morotai.
“ Selama ini setiap Nataru mobilitas masyarakat yang paling tinggi terjadi di Kabupaten Halmahera Utara, mengingat karena di kabupaten itu merupakan mayoritas masyarakatnya adalah nasrani,”ujarnya.
Selain itu kata Zainal, pihaknya juga telah memasang alat barkot peduli lindungi di ruang keberangkatan, sehingga bagi penumpang yang hendak berangkat, harus melakukan scen untuk memastikan mereka sudah divaksinasi, sementara yang belum divaksinasi maka akan dilakukan vaksinasi oleh petugas kesehatan yang telah siagakan di kawasan pelabuhan.
Lanjutnya, tak hanya kartu vaksinasi yang akan diperiksa oleh petugas gabungan di kawasan pelabuhan, namun syarat perjalanan antar – provinsi diwajibkan harus menunjukan hasil negatif tes sweb antigen.
“Untuk penumpang syarat tes sweb antigen berlaku selama 24 jam, sedangkan bagi para sopir lintas diberikan kelonggaran selama tujuh hari,”kata Zainal.
Pihak ASDP berharap seluruh masyarakat di wilayah ini untuk dapat memahaminya, karena tujuannya guna memutuskan rantai penularan virus corona di tanah air, sehingga masyarakat diimbau untuk tetap patuh protokol kesehatan.(Cz/02)



















