Pemkot Ternate Antisipasi Masuknya COVID-19 Varian Baru

Ternate, Jurnalone.id – Pemerintah Kota Ternate, Maluku Utara, melalui Satuan Tugas Penanganan COVID-19 setempat, melakukan langkah – langkah pencegahan guna mengantisipasi masuknya COVID-19 varian baru ke daerah ini, karena virus baru tersebut saat ini sudah ditemukan sejumlah daerah di Indonesia.

Kepala BPBD Kota Ternate, Muhammad Arif Gani saat konfirmasi pada Selasa (30/11/2021) mengatakan, COVID-19 mutasi varian baru yang berasal dari beberapa negara seperti Afrika dan India itu, kini telah dilaporkan oleh Kementerian Kesehatan RI bahwa ciri –ciri tersebut ditemukan di dua kasus di Bali dan Jakarta

Menurut dia, COVID-19 varian baru tersebut, sangat berbahaya dari varian delta, sehingga kita perlu antisipasi dan kewaspadaan, agar virus tersebut tidak masuk ke Maluku Utara, khususnya di Kota Ternate, mengingat Ternate merupakan pintu masuk ke provinsi ini.

“Kita akan siagakan petugas di pintu masuk seperti di bandara dan pelabuhan, dengan harapan untuk mendeteksi setiap orang yang masuk ke Maluku Utara,”kata Arif selaku Kepala Operasional Satgas Penanganan COVID-19 Kota Ternate itu.

Selain itu, kata dia, melalui Bidang Pendisplinan Penegakan Hukum Protokol kesehatatan, akan terus melakukan patroli wilayah, guna mengimbau kepada masyarakat untuk patuh terhadap prokes yang anjurkan pemerintah dalam penanganan COVID-19.

Tak hanya prokes, lanjut Afgan, patroli wilayah juga mengajak masyarakat untuk melakukan vaksinasi, karena senjata ampuh untuk mengendalikan virus corona ini adalah taat prokes dan vaksinasi.

Ia menyatakan, dalam menjelang Natal dan Tahun Baru 2022, pihaknya akan melibatkan instansi terkait untuk mengawasi area publik, guna mengurai kerumunan masyarakat, sehingga tidak terjadi klaster baru COVID-19.

“Saat ini Kota Ternate, tidak ada penambahan kasus positif COVID-19, sehingga diharapkan kepada masyarakat untuk menaati prokes saat berada diluar rumah, termasuk mendukung percepaian vaksinasi, agar Kota Ternate dapat turun ke zona hijau COVID-19.(Cr/02)