Oknum Cakades Manaf Tertangkap Basah Membagikan Sembako, Diduga Kepentingan Politik

SANANA – Oknum Calon Kepala Desa(Cakades)Manaf, Kecamatan Sulabesi Tengah, Kabupaten Kepulauan Sula, Hakim Buamona di duga membagikan sembako kepada warga atas kepentingan politik. Pembagian tersebut berlangsung di Desa Manaf sekitar Pukul, 09:17 WIT.

Hal itu dibenarkan oleh salah satu anggota Panitia Cakades Desa Manaf, Sirahim Buamona kepada media Jurnalone.id, Sabtu (10/04/2021). Dirinya mengatakan bahwa isu yang berkembang itu Dari kemarin mereka berencana membeli beras untuk di bagikan kepada masyarakat Desa Manaf dan ternyata betul karena tepat pukul 09:17 WIT mereka membagikan beras tersebut kepada warga setempat.

Oleh karena itu berdasarakan imbauan dari panitia kabupaten pada saat bimbingan Tekhnik (Bimtek) di tingkat kecamatan untuk seluruh cakades tidak boleh malakukan money pilitic (Politik uang) maka dari pada itu, dirinya bersama ketua panitia pilkades Desa Manaf Muhajir Sangadji, mendatangi oknum cakades tersebut di kediamannya dengan tujuan mempertanyakan terkait dengan tujuan pembagaian beras tersebut, namun mendapat tanggapan dari oknum cakades tidak wajar.

“Cakades bilang, ini saya punya kemampuan jadi untuk saya mau bagilan ke siapa saja itu terserah saya dan sumbangan ini bukan untuk anak yatim, janda maupun orang tidak mampu, tetapi bagi saya mau kasih kesiapa saja itu terserah saya” jelas sirahim sesuai perkaatan dari oknum cakades itu.

Sementara itu, Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Manaf menambahkan, selain tanggapan dari oknum cakades itu, istri oknum cakades Haviva Umalekhoa pun menuturkan bahwa bagi cakades mana yang mampu ya pasti dia buat seperti ini.

“Bagi kita yang saat ini kandidat calon kepala Desa tiga orang ini sapa yang mampu ya harus dia lakukan itu,”tegas, istri cakades.

Sirahim pun berharap, dari segenap panitia pilkades serentak di tingkat Desa untuk secepatnya menyelesaikan promlem di Desa ini.

“Dengan kejadian ini kami dari panitia pilkades serentak Desa Manaf mendesak kepada panitia pilkades di tingkat kabupaten agar bisa mengambil langkah yang tegas terhadapa oknum cakadesa yang bersangkutan, karena jika dibiarkan akan mencedrai independesi demokrasi yang nantinya mengorbankan masyarakat banyak, dan merugikan para kandidat cakedes yang lain, tutupnya,” imbuhnya.(Ris)