Ternate, Jurnalone.id – Inilah aksi kekecewan warga Kelurahan Salahudin, Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara, Senin (8/02/2021), warga menghamburkan sampah di tengah jalan raya. Satu-persatu bungkusan plastik berisikan sampah yang berada di bak sampah, dikeluarkan warga dari tempatnya kemudian dihamburkan ke tengah jalan sekaligus memblokada jalan menggunakan tumpukan sampah itu.
Aksi warga ini sebagai bentuk protes kepada pemerintah Kota Ternate, yang sudah hampir sepekan tak kunjung mengangkut tumpukan sampah sehingga semakin mengeluarkan bau tak sedap dilingkugan itu.
Apalagi menurut warga, saat ini warga dihadapkan dengan situasi pandemi covid-19, warga dituntut untuk menjaga kebersihan namun lingkungan merekan tercemari dengan bau busuk dari tumpukan sampah itu. Warga berharap agar pemerintah secepatnya menyelesaikan permasalahan yang meresahkan mereka.
“ Ini adalah bentuk kekecewan kami terkait pegelolaan sampah, warga resah karena tumpukan sampih sudah kurang dari satu miggu tak diangkut sehingga menimbulkan bau tak sedap. Kita tau sampah ini adalah sumber penyakit, apalagi saat ini kita dihadapka dengan virus corona belum juga yang harus menjaga kebersihan, “ Ungkap Boy Fatajena, warga Ternate itu.
Aparat Kepolisian Polres Ternate yang tiba di lokasi langung megalihkan arus lalulintas karena jalan tersebut dibolkadi dengan tumpukan sampah oleh warga.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Ternate, Tonny Bahrudin Ponto menjelaskan, alasan sampah tak diangkut oleh petugas kebersihan itu lantaran Pemerintah Kota Ternate telah menunggak pembayaran selama tiga bulan kepada pihak ketiga. Sehingga aktifitas operasional untuk mengangkut sampah oleh Dinas Lingkungan Hidup tak berjalan maksimal.
“ Pelayannya ini kan masalah BBM saja, karena utang yang belum terbayarkan selama November, Desember dari pihak pemerintah ke pihak ketiga (PT. Maluku Inda). Sekarang kalu kita ambil lagi berarti utang lagi BBM, mereka pihak ketiga butuh uang kita tidak bisa menyalahkan mereka, beda kalu itu milik pemerintah ya kita utang lagi tidak ada masalah,” Ungkap Tonny, Kadis DLH.
Berdasarkan pantauan, Beritasatu.com, tumpukan sampah tak hanya terjadi di Kelurahan Salahudin saja, namun sampah juga menumpuk disejumlah tempat sampah kelurahan lain, yakni di kelurahan Kalumata, Kelurahan Gamalama dan kelurahan lainnya.(red)



















