Dua Bulan Sejumlah PNS di Pemkab Morotai Belum Terima TKD

Morotai, JO – Pegawai Negeri Sipil atau (PNS) di lingkup Pemkab Pulau Morotai, Maluku Utara, keluhkan Tunjangan Kinerja Daerah (TKD) mereka selama dua bulan belum juga terbayarkan.

Demikian juga gaji Tenaga Kontrak Daerah atau honorer belum dibayar. Hal tersebut membuat PNS dan tenaga honorer gelisah, bahkan bertanya tanya apakah hak-hak mereka masih dibayar atau tidak. Hal serupa juga dialami para Imam dan Pendeta di Pulau Morotai.

“Kalau kita yang PNS ketika TKD terlambat dibayar masih bisa bertahan dengan Gaji. Tapi, tenaga honorer hanya itu tumpuan dan harapan mereka kalau terlambat di bayar mereka kerjapun jadi tidak bersemangat,” ungkap salah satu pimpinan OPD.

Sekertaris Daerah (Sekda) Pulau Morotai, Muhammad M Kharie langsung menepis rumor tersebut,”Siapa bilang tidak dibayar, tidak benar informasi tersebut, pastinya terkait hak hak PNS dan Tenaga honorer tetap dibayar, hanya mengalami keterlambatan,” ungkapnya.

Demikian juga tegas Sekda, tunjangan Imam dan Pendeta serta lainnya segera di bayar dalam beberapa hari ini,”Pemkab punya waktu beberapa hari untuk menyelesaikan. Tetapi, tidak seluruhnya dua bulan yang belum dibayar, ada sisa satu bulan yakni Desember,” katanya.

Lanjutnya, keterlambatan ini terjadi karena dana pengembalian kurang lebih 20 miliar yang diperuntukkan untuk bayar tunjangan PNS, Gaji Honorer, Imam, Pendeta dan lainnya, hingga saat ini belum seluruhnya masuk ke kas daerah.

“Dari 20 miliar dana pengembalian yang masuk di kas daerah baru sekitar 1,3 Miliar, sehingga kami masih menunggu. Kesempatan membayar hanya pada hari ini dan besok, serta dua hari terakhir di ahir tahun. Karena Bupati minta seluruh hak hak itu di bayar dan pasti di bayar,” ujar Sekda Pulau Morotai, Muhammad M Kharie.(oje)