Setelah Izin Cuti, Bupati Hendrata Kembali Berkantor dan Menyapa Masyarakat Sula

SANANA, JO – Setelah aktif sebagai Bupati Kabupaten Kepulauan Sula, Hendrata Thes bertugas dan kini telah menerima informasi dari masyarakat Desa Pasipa Kecamatan Mangoli Barat, Kabupaten Kepulauan Sula, atas dugaan Pungutan Liar (Pungli) di SMP Pasipa.

Informasi itu di sampaikan langsung oleh salah satu tokoh masyarakat Desa Pasipa kepada Bupati Hendrata Thes. Hendrata bersama sejumlah OPD yang itu menggelar kunjugan di kecamatan itu. Kunjugan Hendrata terkait Persiapan Pilkada serentak dan Netralisasi ASN jelang Pilkada 2020 yang tinggal 4 hari lagi.

Warga masyarakat tersebut mengatakan bahwa dirinya merasa heran sebab dalam pengambilan Ijazah, orang tua wali murid harus menyetorkan uang sebesar 150.000 rupiah. padahal yang warga ketahui pendidikan sudah menggratiskan biaya-biaya tersebut.

“Kami heran pak bupati sampai sekarang sekolah masih melakukan pungutan dalam pengambilan ijazah dan itu tidak tnggung-tanggung pak bupati, kami diminta menyetor uang sebesar 150 ribu rupiah untuk mengambil ijazah, inikan memberatkan kami sebagai wali murid”ucap warga tersebut kepada bupati hendrata Thes.

Mendengar pertanyaan yang di lontarkan Warga tersebut, Bupati langsung mendesak kepada dinas yang terkait agar sesegera mungkin memangil kepala sekolah tersebut untuk dimintai keterangan dan apabilah terbukti ada terjadi pungli maka dinas terkait harus segera memberi sangksi tegas dan kepada oknum kepala sekolah ini agar tidak melakukan pungutan–pungutan lagi yang bisa menjadi boomerang serta memberatkan wali murid untuk menyekolahkan anaknya.

“Kami minta kepala dinas pendidikan untuk segera memanggil kepala sekolah dan memberi sangsi serta pembinaan agar tidak lagi buat wacana yang ujungnya memberatkan wali murid dan menjadi momok yang menakutkan buat para siswa buat masuk sekolah lantaran belum dapat membayar pungutan yang diminta oleh pihak sekolah, Kalaupun masih terus dilakukan maka bukan hanya kepala sekolah saja tapi kepala dinas juga akan saya evaluasi kembali,” tegasnya.

Terpisah, kepala Dinas Pendidikan Kepulauan Sula yang di wakilkan sekertaris dinas pendidikan Hairil Umasugi, yang ikut dengan rombongan bupati tersebut menjelaskan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti apa yang menjadi keluhan warga terhadap dunia pendidikan, sehingga dalam waktu dekat dirinya akan memangil oknum kepala sekolah tersebut. (Ris)