Dampak Letusan Gunung Api Di Sulut, Calon Penumpang Ribut Di Bandara Sultan Babullah Ternate

TERNATE – Ratusan calon penumpang gagal berangkat ini mereka dari berbagai maskapai penerbangan lion grup. Mereka mendatangi loket yang berada di bandara dan mempertanyakan sebeb pembatalan penerbangan dari pihak lion grup.

Sejumlah calon terlibat adu mulut dengan petugas maskapai di depan lokot di terminal bandara itu.

Situasi tersebut redah setelah pihak maskapi keluar dan memberikan penjelasan kepada calon penumpang atas pembatalan seluruh jadwal penerbagan dari masing-masing maskapai lion grup.

“Bahwa hari ini penerbangan dari dan ke Ternate di cancel untuk lion grup, alasanya adalah pasti kita semua tau saat ini terjadi letusan gunung merapi di Sulawesi Utara, sehingga direktur kami dari pusat sudah memberikan izin kami di Ternate untuk maskapi keluar dari Ternate karena pesawat bisa terpapar abu vulkanik”, ungkap Alfian, salah petugas lion grup, saat memberikan penjelaskan kepada calon penumpang.

Berdadarkan amatan Beritasatu.com/BTV, calon penumpang akhirnya rela mengantri di loket maskapai di terminal bandara Sultan Babullah Ternate untuk melaporkan kembali tiket atas penjadwalan kembali keberangkatan mereka.

Nurholis, salah satu calon penumpang maskapi Batik Air tujuan Jakarta mengaku, semestinya jadwal yang ia berangkat tujuan Jakarta pada pagi tadi namun atas pembatal tersebut harus rela mengantri binga berjam-jam di loket untuk mendapatkan jadwal keberangkatan kembali.

“Harusnya tadi pagi dengan Batik Air tujuan Jakarta, belum tau kapan bisa berangkat ini baru melapor, Saya tidak tau alasan pembatalan pasti”, jelasnya.

Diketahui pembatalan rute penerbagan yang dilakukan pihak lion grup disebabkan dampak dari letusan gunung Ruang, yang terletak di Kecamatan Tagulandang, Kabupaten Sitaro, Sulawesi Utara.

Rute yang gagal berangkat itu diantaranya, penerbagan Ternate-Manado,Ternate-Makassar, Ternate-Surabaya, Ternate-Jakarta, dan Ternate-Labuha, Kabupaten Halmahera Selatan.(red/SMG)