HALBAR – Akibat dampak Kebakaran hutan dan lahan (karhutla), hingga kini kabut asap kian menyelimuti Kabupaten Halmahera Barat, Provinsi Maluku Utara. Hal ini Mendorong Pemerintah Daerah (Pemda) melalui instruksi langsung Bupati Halbar James Uang.
Bupati James menginstruksikan langkah penanganan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah(BPBD) Halbar. Menindaklanjuti instruksi tersebut, Instansi yang di pimpin langsung oleh Kepala BPBD Wawan Gunawan M.T.Ali, yang didampingi Sekretaris BPBD Halbar Abdurrahman Djalal, Kabid Kedaruratan dan Logistik Irfan Idrus, Kabid kesiapsiagaan Sahlan Musi, Kabid rekonstruksi Rahmat Patty, langsung tancap gas membagikan masker kepada masyarakat pada Jumat (16/10/2026) pagi tadi.
Menurut Kepala BPBD Halbar, Wawan Gunawan M.T.Ali, bahwa pembagian masker tersebut merupakan instruksi langsung oleh Bupati Halbar yang menjadi salah satu langkah awal untuk membantu mengurangi paparan partikel di udara.
“Masker yang kita bagikan itu atas instruksi dari Pak Bupati, ini sebagai bentuk komitmen Pemerintah Daerah dalam melindungi masyarakat dari paparan kabut asap karhutla,”kata dia.
Wawan bilang, pembagian masker dari BPBD Halbar dilakukan di empat Kecamatan, yakni Kecamatan Jailolo, Kecamatan Jailolo Selatan, Kecamatan Sahu dan Kecamatan Sahu Timur.
“Masker yang kita bagikan tadi berjumlah 20 ribu Pcs. Diantaranya, Kecamatan Jailolo 6.000 Pcs, Kecamatan Jailolo Selatan 10.000 Pcs, Kecamatan Sahu 3.500 Pcs dan Kecamatan Sahu Timur 500 Pcs, sebelumya kita juga bagikan masker di Kecamatan Ibu Selatan dengan jumlah 5.000 Pcs, “ujarnya.
Dirinya berharap, masyarakat dapat meningkatkan kewaspadaan, terutama kelompok yang lebih rentan terhadap gangguan pernapasan, seperti anak-anak, lansia, serta warga yang memiliki riwayat penyakit pernapasan.
“Kami mengimbau agar Masyarakat juga dapat mengurangi aktivitas fisik di luar ruangan apabila kualitas udara memburuk, menggunakan masker yang sesuai ketika harus beraktivitas di luar, serta segera mencari pertolongan medis apabila mengalami sesak napas atau keluhan kesehatan yang berat,”pungkasnya.(red)















